Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 23/06/2019, 10:06 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 220 warga dari berbagai daerah antusias mengikuti kegiatan Makassar Hapus Tatto yang digelar oleh Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan).

Sebagian warga yang mengikuti acara ini berasal dari luar kota Makassar.

Koordinator acara, Abdul Azis mengatakan dalam kegiatan ini siapapun warga yang ingin menghapus tato, tidak akan dikenakan biaya. Syarat utamanya hanyalah menghafal minimal sepuluh ayat pertama surah Arrahman yang ada di dalam Al quran.

"Selain itu harus juga menjalani pemeriksaan kesehatan yang kami siapkan juga seperti pemeriksaan HIV, hepatitis, dan Gula," kata Azis kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019) malam.

Baca juga: Tak Ingin Diusir Lagi dari Klub Malam, Pria Ini Tato KTP di Tangannya

Bila memiliki riwayat penyakit tersebut, para pendaftar akan tetap bisa menghapus tatonya jika mendapat rekomendasi dari dokter yang bertugas untuk menangani hapus tato ini.

Azis mengatakan ada beberapa dokter spesialis yang akan membantu proses penghapusan tato ini. Alat yang dipakai berupa laser yang didatangkan langsung dari kota Jakarta.

"Jadi ini sebenarnya salah satu jalan dakwah bagi kami, menarik orang-orang yang mau berubah dari Makassar hapus tato menuju Makassar tanpa tato," tuturnya.

Azis mengatakan beberapa warga dari luar kota Makassar yang mengikuti kegiatan ini berasal dari Mamuju, Enrekang, hingga Kalimantan. Ia pun menjelaskan mengapa syarat menghapus tato hanya menghafal ayat Ar Rahman.

Baca juga: Masyarakat Antusias Daftar Program Hapus Tato Gratis di Bekasi

Menurutnya syarat ini dibuat untuk menunjukkan kesungguhan para warga yang hendak menghapus tatonya. Warga yang dihapus tatonya pun bisa membacanya saat sedang proses penghapusan tato.

"Hanya sebagai sebuah syarat kesungguhan. Jadi siapapun boleh ikut baik itu muslim maupun non muslim," pungkasnya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 21 hari. Tiap harinya, pihak Mahtan akan melayani 20 orang yang ingin menghapus tatotnya. Menurut Azis, hingga kini pihaknya masih kekurangan alat dan sumber daya manusia untuk penghapusan tato.

Kegiatan ini juga dilaksanakan di Masjid Swadaya Makassar dan Baruga Antang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Cilegon Teken MoU dengan PT KAS dan PT CAP untuk Proyek Pembangunan Pelabuhan Warnasari

Pemkot Cilegon Teken MoU dengan PT KAS dan PT CAP untuk Proyek Pembangunan Pelabuhan Warnasari

Regional
Kemenko Kemaritiman Apresiasi Progres PSEL Makassar, Sebut Jadi Percontohan Nasional

Kemenko Kemaritiman Apresiasi Progres PSEL Makassar, Sebut Jadi Percontohan Nasional

Regional
Raih Penghargaan PPKM Award 2023, Pemkot Makassar Buktikan Keberhasilan Program Makassar Recover

Raih Penghargaan PPKM Award 2023, Pemkot Makassar Buktikan Keberhasilan Program Makassar Recover

Regional
Raih Penghargaan pada Baznas Award 2023, Ganjar: Saya Berikan untuk Baznas Jateng

Raih Penghargaan pada Baznas Award 2023, Ganjar: Saya Berikan untuk Baznas Jateng

Regional
Bupati Maluku Barat Daya Hadiri RUPS Bank Maluku-Malut, Ini Agenda yang Dibahas

Bupati Maluku Barat Daya Hadiri RUPS Bank Maluku-Malut, Ini Agenda yang Dibahas

Regional
Menakar Vonis Hakim dalam Tragedi Kanjuruhan

Menakar Vonis Hakim dalam Tragedi Kanjuruhan

Regional
Komitmen Dukung JKN, Pemkab Maluku Barat Daya Raih UHC Award 2023

Komitmen Dukung JKN, Pemkab Maluku Barat Daya Raih UHC Award 2023

Regional
Dompet Dhuafa dan The Harvest Panen Tambak Gurame di DD Farm Indramayu

Dompet Dhuafa dan The Harvest Panen Tambak Gurame di DD Farm Indramayu

Regional
Kota Makassar Masuk Nominasi Nasional PPD 2023

Kota Makassar Masuk Nominasi Nasional PPD 2023

Regional
Bertemu Empat Mata, Bupati Tamba dan Walkot Gibran Bahas Kerja Sama Bidang Budaya dan UMKM

Bertemu Empat Mata, Bupati Tamba dan Walkot Gibran Bahas Kerja Sama Bidang Budaya dan UMKM

Regional
Menggagas Komisi Antisipasi Konflik di Maluku

Menggagas Komisi Antisipasi Konflik di Maluku

Regional
Pemprov Kaltim Raih Dua Penghargaan APBD Award, Gubernur Isran: Berkat Peran Aktif Masyarakat

Pemprov Kaltim Raih Dua Penghargaan APBD Award, Gubernur Isran: Berkat Peran Aktif Masyarakat

Regional
Ganjar Pastikan Sudah Gerak Cepat Tangani Kerusakan Jalan di Jateng

Ganjar Pastikan Sudah Gerak Cepat Tangani Kerusakan Jalan di Jateng

Regional
Rakorsus 2023, Diskominfo Paparkan 7 Inovasi dan Kontribusi untuk Resiliensi Kota Makassar

Rakorsus 2023, Diskominfo Paparkan 7 Inovasi dan Kontribusi untuk Resiliensi Kota Makassar

Regional
99,8 Persen Penduduk Jembrana Terdaftar JKN, Pemkab Jembrana Raih UHC Awards 2023

99,8 Persen Penduduk Jembrana Terdaftar JKN, Pemkab Jembrana Raih UHC Awards 2023

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke