Cerita Petani Madiun, Sukses Bangun Wisata Watu Rumpuk Setelah Cengkeh Musnah Diserang Virus

Kompas.com - 20/06/2019, 08:31 WIB
Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang biasa disapa Kaji Mbing menunjukkan salah satu olahan makanan khas Desa Mendak yang dijual di lokasi wisata alam Watu Rumpuk di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Selasa (18/6/2019). KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWIBupati Madiun, Ahmad Dawami yang biasa disapa Kaji Mbing menunjukkan salah satu olahan makanan khas Desa Mendak yang dijual di lokasi wisata alam Watu Rumpuk di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Selasa (18/6/2019).

Akses dari jalan provinsi ke lokasi Watu Rumpuk sepanjang 11 kilometer. Namun, jalannya masih sempit dan masih ada yang rusak.

“Kami mohon kiranya pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten untuk membangun akses jalan. Pasalnya, Watu Rumpuk jangan hanya dianggap milik warga Desa Mendak saja. Tetapi Watu Rumpuk milik Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kalau akses jalan diperlebar dan kerusakan diperbaiki, maka bisa menjadi wisata dengan skala nasional,” ujar Purwadi.

Kepala Desa Mendak, Nur Cholifah mengatakan, pengembangan wisata Watu Rumpuk sudah diperdeskan dan pembiayaan pengembangan prioritas dari dana desa.

Baca juga: Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

 

Total dana desa yang digulirkan untuk pembangunan wahana wisata alam mencapai setengah miliar rupiah lebih.

Dalam pengembangan wisatanya, kata Cholifah, pihaknya lebih mengutamakan memberdayakan petani terlebih dahulu dibandingkan investor.

“Kami tidak mau tempat ini malah menjadi milik investor. Jangan sampai nanti malah jadi milik investor,” ujar Cholifah.

Sukses kembangkan wisata

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Madiun, Joko Lelono menyatakan, kesuksesan pemerintah Desa Mendak mengelola pariwisata alam pasca-komoditi cengkeh banyak musnah diserang virus menjadikan desa itu masuk empat besar dalam lomba bulan bakti gotong royong masyarakat tingkat Pemprov Jawa Timur.

“Utamanya di Mendak ada sesuatu yang luar biasa. Ibu Lurah bersama lembaga desa dan masyarakatnya mewujudkan sebuah wahana wisata hanya kurun waktu dua tahun sudah bisa besar seperti ini. Banyak kunjungan. Kondisi ini membawa dampak ekonomi luar biasa bagi masyarakat desa Mendak dan sekitarnya," ujar dia.

Untuk pengembangan wisata di Watu Rumpuk. Pemerintah membantu memperbaiki akses jalan agar pengunjung mudah menuju lokasi.

Harapannya, bisa memotivasi semangat desa yang lain untuk mengembangkan desa sesuai dengan potensi masing-masing daerah.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang biasa disapa Kaji Mbing mengatakan, semangat gotong royong yang luar biasa sehingga warga Desa Mendak bisa membangun salah wisata alam yang spektakuler di Jawa Timur.

Untuk itu, pemerintah memberikan stimulus kepada Pemerintah Desa Mendak agar bisa mengembangkan secara mandiri.

“Kami memberikan pemantik kepada warga. Setelah itu, peluang ditangkap disambut dengan gotong royong sehingga bisa bersama-sama membangun wahana wisata Watu Rumpuk,” kata Kaji Mbing.

Baca juga: Pikat Wisatawan, Semarang Kembangkan Wisata Heritage Terintegrasi

Ketua Tim Penilai Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) 2019 Desa se-Jawa Timur, Rusmiyati, memuji keberhasilan pemerintah Desa Mendak memberdayakan warganya untuk membangun wisata alam.

Upaya pemberdayaan warga dengan pengembangan pariwisata dapat mempercepat pengentasan kemiskinan.

Harapannya, pengembangan wisata Desa Mendak dapat maju seperti Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang sukses mengelola pariwisata alam hingga beromzet Rp 12 miliar setiap tahunnya.

"Desa Ponggok dulu sangat tertinggal. Tetapi, saat ini omzetnya mencapai Rp 12 miliar setelah sukses mengelola wisata airnya," kata Rusmiyati. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X