6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

Kompas.com - 19/06/2019, 19:17 WIB
Warga masyarakat bersepeda di Jalan Malioboro saat uji coba semi pedestrian KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMAWarga masyarakat bersepeda di Jalan Malioboro saat uji coba semi pedestrian

"Saya mengambil sampah memang sengaja dengan harapan banyak orang supaya melihat, sampah di pinggir saya ambil. Engko nek diomongi darani ngajari (nanti kalau diberitahu dikira ngajari), kira-kira gitu," ujar Sri Sultan HB X di Malioboro, Selasa (18/06/2019).

Sri Sultan HB X menyampaikan, orang yang berkunjung ke Malioboro berasal dari mana-mana.

Pengunjung mungkin belum semuanya memiliki kesadaran menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.

"Hanya mencari praktisnya, di dekatnya ada tempat sampah tetapi dibuang di tempat pohon. Sehingga pekerjaan menjadi rumit secara periodik besinya harus dibuka lalu dibersihkan," katanya.

Baca juga: Susuri Malioboro, Sri Sultan Pungut Sampah yang Dibuang Sembarangan

3. Uji coba akan dilakukan setiap Selasa Wage

Sri Sultan HB X mengatakan, uji coba akan dilakukan setiap Selasa Wage atau setiap 35 hari sekali.

Setiap Selasa wage memang seluruh pedagang kaki lima di Malioboro tidak jualan. Hal itu akan membuat jalan Malioboro bisa diisi dengan seni budaya.

"Selasa Wage itu tidak sekadar kosong orang jualan tetapi bagimana juga ada performance, bahwa Yogya ini setiap hari ada aktivitas budaya," tegasnya.

Menurutnya, jika aktivitas budaya di Malioboro bisa berjalan, maka akan menjadi magnet bagi wisatawan. Dampaknya, Yogyakarta terutama Malioboro akan selalu ramai dikunjungi wisatawan.

"Kalau itu bisa jalan, ya mungkin ramainya Yogya tidak hanya weekand," ungkapnya.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Setiap Selasa Wage Jalan Malioboro Bebas Kendaraan Bermotor

4. Kata warga saat uji coba Malioboro bebas kendaraan

Warga masyarakat saat berswafoto di Jalan MalioboroKOMPAS.com / WIJAYA KUSUMA Warga masyarakat saat berswafoto di Jalan Malioboro

Salah satu wisatawan asal Kebumen, Ananta (43), mengatakan, sengaja datang ke Malioboro untuk berwisata bersama keluarga.

"Kemarin Sabtu malam sudah ke sini (Malioboro) tapi ramai sekali, terus hari ini ke sini lagi," ungkapnya.

Ananta mengatakan sudah mengetahui hari ini Jalan Malioboro bebas kendaraan bermotor. Dirinya mengetahui setelah membaca berita di media.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Corona, Pemkab Lebak Minta KRL Commuterline hingga Damri Tak Beroperasi

Cegah Corona, Pemkab Lebak Minta KRL Commuterline hingga Damri Tak Beroperasi

Regional
Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Regional
Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X