Bakar Surat Suara saat Pemilu, Mahardika Dituntut 1 Bulan Penjara

Kompas.com - 19/06/2019, 12:53 WIB
Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Ari Hani Saputri ditemui di PN Gunungkidul Rabu (19/6/2019) KOMPAS.com/MARKUS YUWONO Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ari Hani Saputri ditemui di PN Gunungkidul Rabu (19/6/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Gunungkidul, Yogyakarta, menuntut Mahardika Wirabuana Krisnamurti (21), terdakwa kasus perusakan dan pembakaran surat suara di Gunungkidul, DIY, satu bulan penjara dan denda Rp 1 juta subsider 1 bulan.

Tuntutan itu disampaikan JPU dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Gunungkidul Rabu (19/6/2019) 

Mahardika ditangkap karena membakar dan merusak surat suara di TPS 09, Dusun Jaranmati Desa Karangmojo Kecamatan Karangnmojo, Gunungkidul pada Pemilihan Umum (Pemilu) pada Rabu (17/4/2019) lalu.

Majelis hakim diketuai diketuai Trijoko Yohanes Gantar Pamungkas dan didampingi dua anggota, Agung Budi Setiawan dan Melia Nur Pratiwi.

Baca juga: Tak Suka Kinerja Dewan, Pria Ini Bakar Surat Suara

Jaksa Ari Hani Saputri menyatakan, terdakwa bersalah melanggar Pasal 531 Undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

"Tuntutannya satu bulan pidana penjara, dan denda Rp 1 juta subsider satu bulan penjara, " katanya ditemui usai sidang di PN Gunungkidul

Dijelaskannya, Pasal 531 Undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum mengatur hukuman maksimal 2 tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta. Tidak ada hukuman minimal.

Hal yang meringankan atas perbuatan terdakwa adalah kooperatif, mengaku terus terang dan tidak berbelit-belit hingga memperlancar jalannya persidangan.

Selain itu, terdakwa juga mengakui telah menyesali perbuatannya dan tidak akan mengulangi lagi.

Pertimbangan lain bahwa perbuatan yang dilakukan terdakwa tidak menimbulkan gejolak politik di tengah masyarakat. "Beberapa poin yang meringankannya banyak," ucapnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Regional
Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Regional
Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Regional
Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Regional
Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Regional
Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Regional
Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Regional
30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

Regional
'Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal'  

"Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal"  

Regional
Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Regional
Terobos IGD Covid-19 di Bali, WNA Ini Mengamuk dan Nyaris Pukul Dokter, Ini Penyebabnya

Terobos IGD Covid-19 di Bali, WNA Ini Mengamuk dan Nyaris Pukul Dokter, Ini Penyebabnya

Regional
Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Soal Dangdutan yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Penjelasan Wali Kota ke Ganjar

Soal Dangdutan yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Penjelasan Wali Kota ke Ganjar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X