Kompas.com - 17/06/2019, 07:00 WIB
Aplikasi Rapel sebagai solusi mengelola dan membuang sampah KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMAAplikasi Rapel sebagai solusi mengelola dan membuang sampah


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat Yogyakarta kini tidak perlu bingung lagi untuk mengelola sampah. Sebab, telah hadir aplikasi rakyat peduli lingkungan (Rapel).

Lewat aplikasi Rapel, ini masyarakat dapat mengelola dan membuang sampah dengan mudah.

Sekti Mulatsih salah satu penggagas Rapel menceritakan awalnya pada 2015 melakukan survei di Yogyakarta.

Survei ini untuk melihat apakah Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengolahan Sampah Rumah Tangga dijalankan oleh masyarakat.

Dari hasil survei itu sebagian besar mengetahui tentang adanya perda, tetapi belum menjalankan dengan memilah-milah sampah. Semua jenis sampah masih dijadikan satu.

Baca juga: Diduga Akibat Bakar Sampah, Rumah dan Sekolah Terbakar

Dari situlah muncul ide untuk mengkampanyekan pengelolaan sampah rumah tangga, di mana sejak dari rumah sampah-sampah sudah dipilah-pilah berdasarkan jenisnya.

"Kami muncul ide untuk kampanye agar sejak dari rumah sampah sudah dipilah-pilah sesuai jenisnya. Karena sampah itu berbeda-beda dan setiap jenisnya memiliki harga berbeda," ujar Sekti, saat ditemui Kompas.com, Jumat (14/6/2019).

Aplikasi ini dipilih karena saat ini semua orang termasuk ibu-ibu rumah tangga sudah menggunakan smartphone.

Setelah melalui proses yang cukup panjang, aplikasi Rapel resmi dilucurkan pada tahun 2019 di Yogyakarta. Dipilihnya Yogyakarta bukanya tanpa pertimbangan.

Masyarakat Yogyakarta dinilai paling siap untuk menerima perubahan. Termasuk menerima kehadiran Rapel, sebagai solusi milenial pengelolaan sampah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X