Selama di Padepokan, Prada DP Belajar Mengaji dan Berganti Nama

Kompas.com - 14/06/2019, 13:08 WIB
Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan,saat memberikan keterangan terkait penangkapan Prada DP di Pomdam II Sriwijaya, Jumat (14/6/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan,saat memberikan keterangan terkait penangkapan Prada DP di Pomdam II Sriwijaya, Jumat (14/6/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com- Nama Oji bin Samsuri digunakan oleh Prada DP selama masa pelarian dan tinggal di salah satu padepokan di Banten selama hampir satu bulan.

Keberadaan Prada DP sebelumnya terlacak oleh timsus Denpom II/ Sriwijaya setelah ia melakukan komunikasi dengan bibinya yang berada di Kabupaten Betung, Banyuasin, Sumatera Selatan pada hari Rabu (12/6/2019).

Baca juga: Mengaku Masih Sayang, Prada DP Batal Mutilasi Fera Oktaria

Dari informasi tersebut, petugas langsung melakukan pengecekan dan mendapati posisi Prada DP di salah satu padepokan di Banten.

“Selama tinggal di Padepokan, DP sudah berubah namanya menjadi Oji bin Samsuri”, kata Kapendam II/ Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan, Jumat (14/6/2019).

Djohan menjelaskan, selama tinggal di padepokan Prada DP belajar mengaji. Namun, pihak pengurus tak mengetahui jika prajurit itu telah menjadi buronan petugas.

Baca juga: Terungkap, Ini Motif Prada DP Tega Habisi Nyawa Fera

"Karena selama dipadepokan dia tidak mengaku anggota TNI. Dia hanya bilang ingin mendalami ilmu agama. Setelah anggota datang, pihak pengelola baru tahu,"jelasnya.

Saat ini, Prada DP pun menjalani pemeriksaan di Pomdam II Sriwijaya.

"Masih ditahan disana, karena masih diperiksa,"ungkapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X