Mbah Wiro Balung, Sosok Penting Dibalik Berdirinya Museum Trinil yang Kumpulkan Fosil Sejak 1967

Kompas.com - 12/06/2019, 09:05 WIB
Salah satu pengunjung Museum Trinil melihat koleksi fosil tulang hewan purba. Meski libur lebaran usai, pengunjung museum Trinil di Kabupaten Ngawi Jawa Timur masih membludak karena sekolah masih libur hingga sepekan kedepan. KOMPAS.com/SUKOCOSalah satu pengunjung Museum Trinil melihat koleksi fosil tulang hewan purba. Meski libur lebaran usai, pengunjung museum Trinil di Kabupaten Ngawi Jawa Timur masih membludak karena sekolah masih libur hingga sepekan kedepan.

Mbah Wiro Balung juga meminta kepada warga untuk tidak menjual tulang fosil temuan mereka kepada kolektor yang sering berburu fosil. Alhasil rumah yang ditinggali mbah Wiro Balung penuh dengan temuan fosil tulang yang diserahkan warga.

Mbah Wiro Balung mulai kewalahan menyimpan fosil temuan warga. Lalu Kepala Desa Kawu, Suwandi meminta bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membangun rumah joglo di area tugu penemuan tulang yang dibangun oleh Eugene Dubois.

Pada tahun 1980-an, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membangun sebuah rumah joglo yang difungsikan untuk menyimpan tulang fosil  yang telah dikumpulkan oleh Mbah Wiro Balung dari warga. Pembangunan tersebut penting karena situs penemuan tulang Pithecanthropus erectus sering dijadikan rujukan utama penelitian peradaban manusia purba.

Pada tahun 1990 UNESCO  kemudian memberikan bantuan pembangunan gedung museum, pendopo, serta kantor untuk memajang koleksi fosil tulang dikumpulkan oleh Mbah Wiro Balung.

“Tahun 1991 tanggal 20 November 1991 secara resmi Museum Trinil diresmikan oleh Gubernur Soelarso. Peresmiannya bertepatan dengan peringatan 100 tahun penemuan Pitechanthropus erectus,” kata Agus.


Mbah Wiro Balung Meninggal Jelang Peresmian Museum

Sayangnya Mbah Wiro Balung tidak sempat menikmati keberadaan Museum Trinil. Ia meninggal dalam kecelakan menjelang peresmian museum.

"Meninggalnya sebelum peresmian museum. Mbah Wiro Balung kecelakaan tertabrak truk saat menaiki sepeda onthel di alan raya Solo- Ngawi,” kata Agus.

Untuk menghormati kegigihan Mbah Wiro Balung dalam mengumpulkan fosil tulang, pihak museum menulis kisahnya dalam papan informasi di museum tersebut. Dalam papan tersebut dijelaskan jika Museum Trinil berdiri tidak lepas dari jasa Mbah Wiro Balung yang mempunyai inisiatif mengumpulkan tulang fosil temuan warga sejak tahun 1967.

Agus mengaku, seminggu sebelum museum diresmikan, dia menemukan fosil gading gajah sepanjang tiga meter di sekitar kawasan tugu yang didirikan Eugene Dubois

Gading gajah temuan Agus saat ini dipajang di ruang tengah museum. Gading Gajah purba merupakan salah satu artefak penting yang berhasil ditemukan di kawasan Trinil.

Dari temuan gading gajah tersebut, akhirnya dibangun bentuk purwarupa dari gajah purba yang saat ini dipajang di halaman Museum Trinil.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bireuen Positif Corona, Isolasi Mandiri di Rumah

Bupati Bireuen Positif Corona, Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat Sekretaris yang Hamil di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit, Tubuh Penuh Luka

Kronologi Ditemukannya Mayat Sekretaris yang Hamil di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit, Tubuh Penuh Luka

Regional
7 Pegawai PN Karawang Terdiri dari Staf dan Hakim Positif Corona

7 Pegawai PN Karawang Terdiri dari Staf dan Hakim Positif Corona

Regional
Usai Gelar Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dan Keluarga Jalani Tes Usap Covid-19

Usai Gelar Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dan Keluarga Jalani Tes Usap Covid-19

Regional
Plt Bupati Cianjur Kecewa Ada Beras Campur Biji Plastik

Plt Bupati Cianjur Kecewa Ada Beras Campur Biji Plastik

Regional
Pegawainya Meninggal karena Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Semarang Hentikan Layanan Tatap Muka

Pegawainya Meninggal karena Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Semarang Hentikan Layanan Tatap Muka

Regional
Usai Ziarah ke Kebumen, 15 Warga Banyumas Positif Covid-19

Usai Ziarah ke Kebumen, 15 Warga Banyumas Positif Covid-19

Regional
'Tak Kuat Menahan Siksaan, Ku Iyakan Semua Tuduhan Polisi'

"Tak Kuat Menahan Siksaan, Ku Iyakan Semua Tuduhan Polisi"

Regional
Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi Periksa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi Periksa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Regional
'Kami Senang Sudah Ada Bensin yang Dijual Murah Sama Seperti di Jawa'

"Kami Senang Sudah Ada Bensin yang Dijual Murah Sama Seperti di Jawa"

Regional
Wakil Ketua DPRD Tegal Meminta Maaf, Akui Lalai Gelar Dangdutan Saat Pandemi

Wakil Ketua DPRD Tegal Meminta Maaf, Akui Lalai Gelar Dangdutan Saat Pandemi

Regional
Banyak ASN Pensiun, Wagub Babel: Hindari Cicilan Utang

Banyak ASN Pensiun, Wagub Babel: Hindari Cicilan Utang

Regional
Suami Perawat Positif Covid–19, Puskesmas Lumpue Parepare Tutup 2 Hari

Suami Perawat Positif Covid–19, Puskesmas Lumpue Parepare Tutup 2 Hari

Regional
Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit

Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit

Regional
Pamerkan Alat Kelamin ke Istri Orang Lewat Facebook, Seorang Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

Pamerkan Alat Kelamin ke Istri Orang Lewat Facebook, Seorang Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X