Banjir Konawe Utara, 1.200 Korban yang Terisolasi Dievakuasi

Kompas.com - 10/06/2019, 19:53 WIB
Dandim 1417/Kendari Letkol Cpn Fajar Lutvi  Haris Wijaya membantu proses evakuasi warga korban banjir di Kabupaten Konawe Utara, Sultra dengan menggunakan Helikopter milik BNPB RI (Foto Dokumen Kodim 1417/Kendari) Warga korban banjir di 2 Kecamatan yang masih terisolir dievakasi dengan menggunakan HelikopterDandim 1417/Kendari Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya membantu proses evakuasi warga korban banjir di Kabupaten Konawe Utara, Sultra dengan menggunakan Helikopter milik BNPB RI (Foto Dokumen Kodim 1417/Kendari)

KENDARI, KOMPAS.com - Sebanyak 1.200 korban banjir di  Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara dievakuasi menggunakan helikopter dan perahu karet, Senin (10/6/2019). Ribuan warga itu berasal dari dua kecamatan yang masih terisolasi banjir.

Dandim 1417 Kendari Letkol Cpn Fajar Lutfi Haris Wijaya yang ikut dalam proses evakuasi mengatakan bahwa wilayah itu sudah digenangi banjir sejak Minggu (2/6/2019).

"Tim melakukan evakuasi 1.200 korban banjir dari Kecamatan Wiwirano dan Kecamatan Landawe dengan menggunakan helikopter milik BNPB," kata Fajar melalui pesan WhatsApp, Senin (10/6/2019).

Baca juga: Video Detik-detik Rumah di Konawe Hanyut Terseret Banjir Bandang

Dia mengatakan, karena akses jalan putus, evakuasi warga korban banjir melalui jalur darat juga tidak bisa dilakukan, tim evakuasi di lapangan harus menggunakan helikopter. Sebagian lagi warga dievakuasi dengan perahu karet (LCR).

Namun demikian, lanjut Fajar, hingga hari ini tim gabungan belum menerima informasi terkait adanya korban jiwa dalam musibah banjir bandang di Konawe Utara.

Baca juga: 5 Fakta Banjir Bandang di Sulawesi dan Kalimantan, 56 Rumah Hanyut hingga Jenazah Diangkut dengan Perahu Karet

Menurut Fajar, masyarakat harus segera dievakuasi karena melihat kondisi hujan yang masih berlanjut terus.

"Ada 6 orang sakit yang harus didahulukan dievakuasi ke Rumah Sakit Konawe Utara, sementara untuk korban lainnya dievakuasi ke tempat yang lebih aman," ungkapnya.

Fajar menambahkan, saat ini tim evakuasi bahu membahu mengevakuasi korban banjir, di samping itu, pengawasan dan pemantauan banjir terus berlangsung sejak awal, sampai saat ini. 


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Alami Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Alami Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
Paguyuban Hegarmanah Bandung Serahkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Paguyuban Hegarmanah Bandung Serahkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Regional
Pandemi Corona, Uang Sewa 4 Rusunawa di Jatim Dibebaskan Selama 3 Bulan

Pandemi Corona, Uang Sewa 4 Rusunawa di Jatim Dibebaskan Selama 3 Bulan

Regional
Takut Virus Corona Masuk Lapas, 10 Napi dan Tahanan Buat Gaduh Minta Dibebaskan

Takut Virus Corona Masuk Lapas, 10 Napi dan Tahanan Buat Gaduh Minta Dibebaskan

Regional
Pemkab Semarang Persiapkan Ruang Isolasi untuk Pemudik

Pemkab Semarang Persiapkan Ruang Isolasi untuk Pemudik

Regional
Syekh Puji Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Mengaku Dimintai Uang Rp 35 M

Syekh Puji Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Mengaku Dimintai Uang Rp 35 M

Regional
Jumlah ODP 2.000 Orang, Sumedang Kekurangan APD

Jumlah ODP 2.000 Orang, Sumedang Kekurangan APD

Regional
Antisipasi Penolakan Pemakaman Jenazah Pasien Corona, Pemkot Palembang Siapkan Lahan 2 Hektar

Antisipasi Penolakan Pemakaman Jenazah Pasien Corona, Pemkot Palembang Siapkan Lahan 2 Hektar

Regional
1 Penumpang Pesawat Rute Jakarta-Pangkalpinang Positif Corona

1 Penumpang Pesawat Rute Jakarta-Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Viral Foto 2 'Pocong' Duduk di Gapura Desa di Sukoharjo, Ini Penjelasannya

Viral Foto 2 "Pocong" Duduk di Gapura Desa di Sukoharjo, Ini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X