Sejak Hari Pertama Lebaran, Warga Kecamatan Bogor Selatan Kesulitan Air Bersih

Kompas.com - 07/06/2019, 14:44 WIB
Seorang warga sedang menimba air sumur akibat kesulitan mendapat air bersih akibat sambungan pipa milik PDAM Kota Bogor mengalami kebocoran, Jumat (7/6/2019). KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSeorang warga sedang menimba air sumur akibat kesulitan mendapat air bersih akibat sambungan pipa milik PDAM Kota Bogor mengalami kebocoran, Jumat (7/6/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Sejumlah warga di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mengalami kesulitan air bersih di hari libur Lebaran ini, Jumat (7/6/2019).

Mereka terpaksa memanfaatkan air sumur di sekitar tempat tinggalnya untuk keperluan mencuci dan mandi. Bahkan di antaranya memilih menumpang mandi di rumah sanak keluarga.

Krisis air bersih di wilayah itu terjadi sejak Kamis (6/6/2019). Mereka kesulitan mendapatkan air setelah pipa air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bogor mengalami kebocoran.

Akibatnya, beberapa wilayah di Kecamatan Bogor Selatan mengalami gangguan pengaliran, seperti di Rangga Mekar, Pamoyanan, Pabuaran, Perum Onix, Babakan Sirna, Perum KB Raya, Sawah Bera, The Fusion BNR, Cibeureum Sunting, Komplek Telkom, Taman Sari Cyber, Jalan Cibeureum Mulyaharja, Gang Kosasih, Gang Flamboyan, Gang Basir, Gang Sawargi, Taman Dika, Gang Pangumbahan, Hotel Aston, dan The Jungle.

Baca juga: Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Dayat (30), warga Gang Pangumbahan mengaku harus menimba air sumur terlebih dulu untuk mandi.

Dayat mengatakan, tetangga di sekitarnya juga melakukan hal serupa. Mereka harus bergantian mengantre menimba dari sumber air sumur yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, sambung Dayat, ada juga tetangganya yang lebih memilih untuk mandi dengan menumpang di rumah saudaranya.

"Dari kemarin air nggak ada. Jadi susah mau apa-apa, apalagi pas Libur lebaran kayak gini. Banyak saudara yang datang ke rumah. Yang penting ada air buat bersih-bersih habis buang air kecil atau air besar," ungkap Dayat.

Baca juga: 37 Desa di Wonogiri Krisis Air Bersih, Warga Terpaksa Jual Ternak untuk Beli Air

Aldo (40), warga Cipaku, juga mengalami hal serupa. Kata Aldo, gangguan air di wilayahnya karena ada pipa PDAM yang bocor di dekat rumahnya.

"Ada pipa besar punya PDAM bocor dekat rumah. Parah. Saya lihat hari ini masih diperbaiki sama petugas," sebut Aldo.

Humas PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Iman mengatakan, kebocoran tersebut disebabkan adanya sambungan pipa air yang lepas di daerah Cipaku.

Baca juga: Atasi Kekeringan di Gunungkidul, BPBD Siapkan 10 Juta Liter Air Bersih Akhir Mei

Iman menuturkan, perbaikan sambungan pipa sudah dilakukan sejak kemarin dan ditargetkan selesai hari ini.

"Mudah-mudahan siang ini bisa selesai," ucap Iman.

Iman mengaku, akibat kebocoran air tersebut pihaknya mengalami kerugian. Namun pihaknya belum dapat merinci nominal kerugian yang dialami.

"Pasti kerugian ada. Cuman belum dihitung, ya. Biasanya digabung sama angka kehilangan air yang lain," tutupnya. 

Kompas TV Di Aceh Besar, musim kemarau membuat sumber air bersih bagi 3 kecamatan kering. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi, musim kemarau di Aceh akan terjadi hingga September mendatang.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.