Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Kompas.com - 24/05/2019, 14:44 WIB
Petugas BPBD Banyumas mengirimkan bantuan air bersih di Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, baru-baru ini. KOMPAS.com/DOK BPBD BANYUMASPetugas BPBD Banyumas mengirimkan bantuan air bersih di Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, baru-baru ini.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan sebanyak 1.000 tangki air bersih untuk mengantisipasi bencana kekeringan.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas Suyanto mengatakan, berdasarkan data tahun lalu, terdapat 71 desa/kelurahan yang tersebar di 17 kecamatan terdampak krisis air bersih.

"Menghadapi musim kemarau kami menyiapkan 1.000 tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter. InsyaAllah persediaan itu dapat mencukupi kebutuhan warga," kata Suyanto di Purwokerto, Jawa Tengah, Jum'at (24/5/2019).

Baca juga: Atasi Kekeringan di Gunungkidul, BPBD Siapkan 10 Juta Liter Air Bersih Akhir Mei

Suyanto mengatakan, apabila memerlukan tambahan persediaan air bersih, dapat menggunakan dana belanja tidak terduga Bupati atau Gubernur.

Pihaknya juga dapat meminta bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pada awal musim kemarau ini, kami baru mengirimkan bantuan air bersih ke dua desa, yaitu Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja dan Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh. Kami juga telah mengirimkan air bersih ke Puskesmas II Sumpiuh," ujarnya.

Baca juga: Kekeringan Ancam Ratusan Hektar Padi di Aceh Utara Gagal Panen

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kata Suyanto, musim kemarau di wilayah Banyumas berlangsung selama 18 dasarian hingga 21 dasarian atau selama 180 hari hingga 210 hari.

"Musim kemarau sudah masuk mulai dasarian kedua Mei. Musim kemarau di Banyumas kemungkinan akan terjadi hingga September. Seluruh persiapan untuk menghadapi musim kemarau, termasuk peralatan sudah siap," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.