Warga 2 Desa Bentrok, 1 Tewas dan 3 Kritis

Kompas.com - 06/06/2019, 20:09 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

PATI, KOMPAS.com - Bentrokan antar pemuda dari dua desa yang terjadi di wilayah Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menewaskan seorang warga dan melukai sedikitnya tiga warga. 

Bentrokan yang melibatkan para pemuda dari Desa Kertomulyo, Kecamatan Trangkil dan Desa Guyangan, Kecamatan Trangkil itu berlangsung pada Rabu (5/6/2019) dini hari.

Baca juga: Bentrok, 56 Rumah Warga di Buton Dibakar Sekelompok Pemuda

Korban tewas bernama M Akhlis (25), warga Desa Guyangan, Kecamatan Trangkil. 

Sementara korban yang menderita luka serius adalah Munajat (18), Agus Amrunsyah (19) dan Ikmam Fikri (19). Ketiga korban kritis yang tercatat sebagai warga Desa Guyangan, Kecamatan Trangkil saat ini tengah menjalani perawatan insentif di RSUD Soewondo, Pati.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pati, AKP Yusi Andi Sukmana mengatakan, bentrokan dipicu karena kesalahpahaman.

Awalnya sekitar 20an pemuda dari Desa Guyangan tengah berkumpul menikmati malam takbiran dengan acara pesta bakaran ayam di perempatan kampung halamannya.

Sekitar pukul 02.00 WIB, beberapa pemuda Desa Kertomulyo yang mengendarai motor melintas dengan sengaja menggeber knalpot di para pemuda Desa Guyangan.

"Saat itu pemuda Desa Guyangan mengingatkan kepada pengendara motor warga Desa Kertomulyo yang membleyer-bleyer tersebut. Bukannya mendapat respons yang baik, justru pengendara motor itu balik lagi dan membawa massa. Satu orang tewas dan beberapa orang luka-luka," terang Andi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan ponsel, Kamis (6/6/2019).

Baca juga: Lagi, Bentrok Nelayan Tradisional dengan Trawl Pecah di Bengkulu

Dari hasil pemeriksaan, para pemuda dari dua desa tersebut sedang dalam kondisi mabuk akibat menenggak minuman keras. 

"Bentrok pun tak terhindarkan, apalagi mereka mabuk karena pengaruh miras. Kami sudah olah tempat kejadian perkara dan memeriksa belasan saksi," sambung Andi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Regional
Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Regional
Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Regional
Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Regional
Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Regional
Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Regional
Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Regional
Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Regional
Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kasus BCA Salah Transfer Rp 51 Juta | Cerita Pasangan Suami Istri Punya 16 Anak

[POPULER NUSANTARA] Kasus BCA Salah Transfer Rp 51 Juta | Cerita Pasangan Suami Istri Punya 16 Anak

Regional
Sedang Masukkan Buah ke Mobil, Azhari Tewas Ditabrak Pikap dari Belakang

Sedang Masukkan Buah ke Mobil, Azhari Tewas Ditabrak Pikap dari Belakang

Regional
Kisah 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap Pabrik Tembakau, Bawa Balita ke Penjara, Kini Kasusnya Ditangguhkan

Kisah 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap Pabrik Tembakau, Bawa Balita ke Penjara, Kini Kasusnya Ditangguhkan

Regional
 7 Polisi di Jambi Kedapatan Pakai Narkoba Saat Sidak Tes Urine

7 Polisi di Jambi Kedapatan Pakai Narkoba Saat Sidak Tes Urine

Regional
Hari Ini Pukul 08.00 WIB, Bobby Nasution Dilantik Jadi Wali Kota Medan

Hari Ini Pukul 08.00 WIB, Bobby Nasution Dilantik Jadi Wali Kota Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X