Kisah Tamin, Kayuh Sepeda Ratusan Kilometer untuk Mudik dari Bandung ke Gunungkidul

Kompas.com - 03/06/2019, 19:56 WIB
Tamin (48) warga Permata Biru, Cileunyi, Bandung, Jawa Barat, memilih menggunakan sepeda. Saat ditemui di Masjid Al Huda, Patuk, Kabupaten Gunungkidul Senin (3/6/2019) KOMPAS.com/MARKUS YUWONOTamin (48) warga Permata Biru, Cileunyi, Bandung, Jawa Barat, memilih menggunakan sepeda. Saat ditemui di Masjid Al Huda, Patuk, Kabupaten Gunungkidul Senin (3/6/2019)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Tamin (48) warga Cileunyi,  Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memilih mengayuh sepeda untuk mudik ke kampung halamannya di Dusun Ndawe, Desa Bendung, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul, Jawa Tengah.

Saat ditemui Kompas.com di Masjid Al Huda, Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Tamin baru saja selesai mandi. Setelah berganti baju dan merapikan diri, dia mulai bercerita jika berangkat dari Bandung dengan mengayuh sepeda sejak Jumat (31/5/2019) lalu.

Menggunakan sepeda merk Federal yang catnya sudah kusam dan mengelupas di beberapa bagian, dirinya ingin kembali ke kampung halamannya yang sudah ditinggalkan sejak tahun 1991 silan.

Baca juga: Cerita Bonek Cilik asal Mataram, Kayuh Sepeda Puluhan Kilo Demi Bertemu Irfan Jaya

Barang bawaan Tamim seperti baju, peralatan pribadi hingga air minum diletakkan di bagian depan dan belakang sepeda kayuh warna biru miliknya. Untuk keamanan, sepeda tersebut juga dilengkapi dengan lampu penerang sehingga saat bersepeda malam hari terlihat oleh pengguna kendaraan lainnya.

Di bagian depan ada kertas yang bertuliskan "Gowes Mudik ke-11 Bandung - Bendung (Semin Gunungkidul 31-03 Juni 2019."

"Saya banyak berjalan malam untuk menghindari panas," ujarnya Senin (3/6/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama perjalanan mudik dengan mengayuh sepeda, Tamim mengaku tidak sekali pun ia meninggalkan puasa.

Ada trik khusus selama mengayuh ratusan kilometer agar tidak membatalkan puasa, salah satunya jika sudah lelah dirinya akan beristirahat di posko mudik terdekat atau masjid sambil menjalankan ibadah.

Dia menargetkan hari ini tiba di kampung halamannya.

Baca juga: Kisah Hamzah, 8 Tahun Kayuh Becak Pakai Topeng hingga Berhasil Jadi Sarjana

Pedagang makanan di wilayah Jawa Barat ini mengaku memiliki hobi bersepeda sejak lama. Bahkan ia sudah 11 kali pulang ke kampung halamannya dengan mengayuh sepeda, yakni lima kali saat mudik lebaran dan enam kali saat pulang liburan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.