Mudik Gesit: Ditinggal Mudik, Warga di Makassar Bisa Titip Barang di Kantor Polisi

Kompas.com - 31/05/2019, 17:05 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani saat diwawancara di Mapolda Sulsel Jumat (17/5/2019). Kompas.com/HIMAWAN Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani saat diwawancara di Mapolda Sulsel Jumat (17/5/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), menginstruksikan jajarannya untuk membuka jasa penitipan barang dan kendaraan bagi warga yang mudik lebaran.

Khusus di Makassar, para warga bisa menitipkannya di kantor Polsek dan Polrestabes Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Soendani mengatakan para warga yang memiliki kendaraan tetapi hendak mudik keluar Pulau Sulawesi, bisa menitipkan kendaraannya di halaman parkir kantor polisi.

Baca juga: Mudik Gesit: 30 Persen Bus di Terminal Regional Daya Makassar Tidak Layak Operasi

Warga yang menitipkan hanya perlu melakukan registrasi.

"Jadi bagi pemudik yang keluar kota atau di luar Sulawesi Selatan, misalnya dia punya kendaraan, baik mobil atau motor. Kalau khawatir menjadi korban kejahatan, lebih baik titip saja di kantor polisi. Bisa di polsek-polsek atau polres terutama yang memiliki halaman luas titip kendaraan disana," kata Dicky, Jumat (31/5/2019).

Kendaraan beserta kuncinya, kata Dicky sangat aman bila disimpan di kantor polisi. Jika khawatir akinya rusak, para warga juga bisa mencabut aki kendaraan terlebih dahulu agar kendaraan tersebut tetap aman walau ditinggalkan berminggu-minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Insyaallah tidak dipungut bayaran," imbuhnya.

Baca juga: Mudik Gesit: 34 Ambulans dan Layanan 119 Disiagakan untuk Pemudik

Dicky mencontohkan pihaknya saat ini telah menerima penitipan kendaraan dari seorang warga yang hendak mudik ke Jakarta. Dia menitipkan kendaraan tersebut di salah satu polsek yang ada di kota Makassar, karena memiliki halaman yang luas.

"Dia ke Jakarta. Waktu itu ada salah satu karyawan di Makassar, dia mengatakan demikian saya mau titip kendaraan saya di polsek sini pak. Karena halamannya luas dan itu diterima oleh kapolsek," pungkasnya.

Di Sulawesi Selatan sendiri, pengamanan mudik di tahun ini dilakukan oleh 5.035 personel gabungan, yang dikerahkan untuk mengawal prosesi mudik warga sepanjang jalan Trans-Sulawesi.

Baca juga: Mudik Gesit: Macet 8 Kilometer di Merak, Pemudik Diimbau Keluar di Cilegon Barat

Selain untuk mengamankan kegiatan mudik, para petugas ini juga bersiaga untuk mengantisipasi pelaku teror yang marak terjadi belakangan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.