Peretas Totem SPBU Hina Jokowi di Medan Masih Diburu, Papan Display Jadi Tempat Swafoto

Kompas.com - 31/05/2019, 14:53 WIB
Tali kuning bertuliskan police line masih melingkari papan display totem SPBU di Pasar III Marelan. KOMPAS.com/DEWANTOROTali kuning bertuliskan police line masih melingkari papan display totem SPBU di Pasar III Marelan.


MEDAN, KOMPAS.com - Papan display totem SPBU 14.203.1141 di Pasar III, Jalan Marelan Raya masih menjadi tontonan warga yang melintas. Bahkan, beberapa orang juga mengambil gambarnya di lokasi tersebut.

Pasalnya, papan display yang dalam kondisi tidak menyala tersebut masih dikelilingi garis polisi berwarna kuning.

Suryati, warga Marelan yang ditemui usai berswafoto di samping papan display. Dia menghindar dan menolak ketika akan difoto.

Baca juga: Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Running Text Hina Jokowi di Totem SPBU

Dia mengaku sempat terkejut dengan viralnya SPBU tersebut karena adanya running text tertentu di papan display tersebut sehingga temannya yang ada di Malaysia pun memintanya mengambil gambarnya.

"Ya dia tak percaya kalau lokasi SPBU dekat dengan rumah saya," katanya.

Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian mengatakan, saat ini kasus penghinaan Jokowi dan Megawati di papan display totem SPBU masih didalami.

Polres Pelabuhan Belawan bersama tim cyber Polda Sumut dan tim Polsek Medan Labuhan beberapa waktu lalu sudah menangkap IPT (20) warga Uni Kampung, Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan Kota Medan.

IPT, mahasiswa salah satu universitas di Medan tersebut ditangkap karena menyebarkan video running teks penghinaan terhadap Jokowi dan Megawati di SPBU 14.203.1141 Jalan Marelan Raya, Kecamatan Medan Marelan, hingga meresahkan masyarakat.

"Iya benar kita kemarin sudah menangkap penyebar video. Masih kita dalami, apakah perannya sebagai penyebar atau dia yang membuat," katanya kepada Kompas.com, Jumat (31/5/2019).

Dijelaskannya, pihaknya saat ini masih mencari pelaku peretas yang membuat tulisan bernada penghinaan tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Regional
Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Regional
Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Regional
Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Regional
Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Regional
Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Regional
Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Regional
Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Regional
Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Regional
Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Regional
Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Regional
Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Regional
Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19 | Putra Amien Rais Dukung Gibran

[POPULER NUSANTARA] Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19 | Putra Amien Rais Dukung Gibran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X