Polisi Periksa 6 Saksi Terkait "Running Text" Hina Jokowi di Totem SPBU

Kompas.com - 25/05/2019, 19:00 WIB
Suasana di SPBU di Pasar III Marelan, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, tadi pagi, Sabtu (25/5/2019). Di SPBU ini pada Kamis malam (23/5/2019) terjadi kehebohan dengan munculnya running text menghina presiden. Polres Belawan saat ini sudah memanggil 6 saksi. KOMPAS.com/Dewantoro Suasana di SPBU di Pasar III Marelan, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, tadi pagi, Sabtu (25/5/2019). Di SPBU ini pada Kamis malam (23/5/2019) terjadi kehebohan dengan munculnya running text menghina presiden. Polres Belawan saat ini sudah memanggil 6 saksi.

MEDAN, KOMPAS.com - Polisi memeriksa enam saksi terkait munculnya running text berisi penghinaan terhadap Presiden RI Joko Widodo dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di totem sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pasar III Marelan, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (23/5/2019) malam.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jericho Lavian mengatakan, polisi sudah memeriksa manajer, pegawai SPBU hingga warga sekitar terkait kejadian tersebut.

"Kami masih mendalaminya semua. Ancaman pidana, UU mengenai penghinaan kepala negara bisa digunakan. Sampai sore ini, ada 6 orang yang diperiksa," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/5/2019). 

Baca juga: Viral, Video Running Text Hina Jokowi dan Megawati Muncul di Totem SPBU

Running text berisi penghinaan terhadap Jokowi dan Megawati itu tiba-tiba muncul pada Kamis sekitar pukul 22.00 WIB. Warga yang berada di sekitar SPBU langsung heboh dan merekamnya. Video amatir itu langsung viral di media sosial.

Jericho mengatakan, papan display pada totem SBPBU tersebut langsung dimatikan setelah diketahui satpam sekitar satu menit kemudian.

"Ini dugaan orang lain di luar SPBU. Karena papan videotronnya itu kemarin kami cek dengan teknisi IT dari Pertamina bisa diubah dengan HP bagi yang tahu," katanya.

Baca juga: Sosok Briptu Andre, Anggota Brimob yang Disebut-sebut Impor dari China

Sementara itu di lapangan, Sabtu, tak satu pun pegawai SPBU yang mau memberikan tanggapan ketika hendak dikonfirmasi. Seorang petugas keamanan mengatakan bahwa supervisor masih sibuk dengan dokumen dan belum bisa ditemui.

Kepala MOR 1 Pertamina UPMS 1 Medan Robby Hervindo mengatakan, saat ini pihaknya fokus meningkatkan keamanan sistem display di setiap totem SPBU di Medan dengan melibatkan tim keamanan IT.

"Kalau kemungkinan, di tempat lain bisa saja kalau kemungkinan bisa terjadi. Kalau bicara kemungkinan. Tapi kita berupaya untuk pengamanan. Nah, ini SPBU kan jadi korban. Ya, kan sekarang situasinya lagi begini," katanya, Sabtu.



Terkini Lainnya

9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

Regional
Tanggapan Ridwan Kamil atas Pelecehan Remaja Penyandang Disabilitas oleh Oknum ASN Jabar

Tanggapan Ridwan Kamil atas Pelecehan Remaja Penyandang Disabilitas oleh Oknum ASN Jabar

Regional
Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Belum Ditemukan

Regional
 Jalur Dibuka, Pendaki Gunung Rinjani Didominasi Turis Asing

Jalur Dibuka, Pendaki Gunung Rinjani Didominasi Turis Asing

Regional
Oknum ASN di Jabar Lecehkan Remaja Wanita Penyandang Disabilitas

Oknum ASN di Jabar Lecehkan Remaja Wanita Penyandang Disabilitas

Regional
Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Regional
Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Regional
Ma'ruf Amin: Kemenangan 01 Masih Digantung

Ma'ruf Amin: Kemenangan 01 Masih Digantung

Regional
Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Regional
Diduga Korupsi Dana Dinkes, Mantan Plt Dirut RSUD Diperiksa Kejaksaan Parepare

Diduga Korupsi Dana Dinkes, Mantan Plt Dirut RSUD Diperiksa Kejaksaan Parepare

Regional
Sri Sultan: Kalau Turun dari Airport Diterima Tol, Yogyakarta Dapat Apa?

Sri Sultan: Kalau Turun dari Airport Diterima Tol, Yogyakarta Dapat Apa?

Regional
Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Regional
Diprotes Wali Murid, PPDB SMA 2019 Ditutup Sementara di Jatim

Diprotes Wali Murid, PPDB SMA 2019 Ditutup Sementara di Jatim

Regional
Seorang Warga Hilang di Sungai Saat Merakit Kayu, Diduga Diserang Buaya

Seorang Warga Hilang di Sungai Saat Merakit Kayu, Diduga Diserang Buaya

Regional
6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

Regional

Close Ads X