Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Lagi, Pemkot Semarang Raih Opini WTP dari BPK

Kompas.com - 29/05/2019, 10:07 WIB
Untuk ketiga kalinya, Pemkot Semarang menerima Predikat Opini WTP dari BPK Provinsi Semarang, Selasa (28/5)/2019)
Dok. Pemkot SemarangUntuk ketiga kalinya, Pemkot Semarang menerima Predikat Opini WTP dari BPK Provinsi Semarang, Selasa (28/5)/2019)

KOMPAS.com - Untuk ketiga kalinya, laporan keuangan daerah tahun 2018 Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) Perwakilan Jawa Tengah.

“Ini bulan yang penuh berkah, yang Insya Allah kalau kita punya niatan baik hasilnya baik pula, terbukti 26 kota atau kabupaten mendapat opini WTP. Kami mensyukuri ini sebagai berkah Bulan Ramadhan,” ungkap Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Ia mengatakan itu saat menghadiri acara Pemberian Opini WTP di Kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah, di Semarang, Selasa (28/5/2019).

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jateng Ayub Amali yang saat itu turut hadir menyampaikan,  predikat ini adalah buah kerja keras Pemerintah Daerah.

“Kerja audit mirip dengan kerja memotret. Bila yang dipotret baik, hasilnya akan baik. Tapi kalau objek yang dipotret buruk, hasilnya juga pasti akan buruk,” ujar Ayub.

Dalam keterangan tertulis yang Kompas com terima, Ayub menambahkan, saat ini telah ada 26 daerah yang menerima predikat WTP.

Namun BPK masih menemukan beberapa catatan atas kepatuhan terhadap aturan dan Sistem Pengendalian Internal yang kurang tertib.

Untuk itu, kata Ayum, pihaknya telah menyiapkan rencana buat memerika kinerja di beberapa pemerintah daerah di Jawa Tengah.

“Pemeriksaan kinerja oleh BPK rencananya akan dilakukan di semester dua tahun 2019.” ujarnya.

Menanggapi pemeriksaan kerja tersebut, Hendi sapaan akrab sang Wali Kota Semarang, justru menyambut baik dan akan melakukan persiapan untuk pemeriksaan tersebut.

“Pemeriksaan tersebut bisa membuat kami menjadi lebih mantap dalam melangkah, mana kegiatan yang dianggarkan APBD dan sisi program kemaslahatannya mana yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Hendi.

Dengan demikian, tambah Hendi, tidak akan ada lagi infrastruktur yang telah selesai dibangun, namun tidak bermanfaat untuk masyarakat.

Sebagai informasi, Kota Semarang sendiri dalam kurun waktu 7 tahun terakhir sejak tahun 2012, memperoleh enam kali predikat WTP dari BPK.

Sebelumnya Pemkot Semarang juga meraih WTP pada 2012, 2013, 2014, 2016, 2017.

Predikat tersebut menunjukkan pelaksanaan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun administrasi keuangan Kota Semarang telah berjalan dengan efektif.

Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Murid yang Diduga Dicabuli Guru Ngaji di Makassar Bertambah

Jumlah Murid yang Diduga Dicabuli Guru Ngaji di Makassar Bertambah

Regional
Detik-detik Pembunuhan Bermotif Cemburu di Puskesmas Tanjung Bumi Bangkalan

Detik-detik Pembunuhan Bermotif Cemburu di Puskesmas Tanjung Bumi Bangkalan

Regional
Jenazah yang Ditemukan di Gunungkidul Dipastikan Korban Pantai Goa Cemara

Jenazah yang Ditemukan di Gunungkidul Dipastikan Korban Pantai Goa Cemara

Regional
8 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Nama-nama Korban

8 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Nama-nama Korban

Regional
1 Staf KCD Disdik Jabar Positif Covid-19, Semua Pegawai Jalani Tes Swab

1 Staf KCD Disdik Jabar Positif Covid-19, Semua Pegawai Jalani Tes Swab

Regional
Delapan Guru dan 14 Pelajar di Kalbar Positif Corona, Gubernur Tunda Sekolah Tatap Muka

Delapan Guru dan 14 Pelajar di Kalbar Positif Corona, Gubernur Tunda Sekolah Tatap Muka

Regional
Cuci Timah di Sungai, Penambang Tewas Diduga Diserang Buaya

Cuci Timah di Sungai, Penambang Tewas Diduga Diserang Buaya

Regional
Mulai Senin Ini, Tidak Pakai Masker di Pekanbaru Denda Rp 250.000

Mulai Senin Ini, Tidak Pakai Masker di Pekanbaru Denda Rp 250.000

Regional
Picu Bentrokan dan Identik Ugal-ugalan, Polisi Tasikmalaya Akan Tindak Tegas Pemilik Knalpot Bising

Picu Bentrokan dan Identik Ugal-ugalan, Polisi Tasikmalaya Akan Tindak Tegas Pemilik Knalpot Bising

Regional
Gubernur Kalsel: Wali Kota Banjarbaru Kepala Daerah yang Gigih Perangi Covid-19

Gubernur Kalsel: Wali Kota Banjarbaru Kepala Daerah yang Gigih Perangi Covid-19

Regional
Delapan Guru dan Belasan Pelajar di Kalbar Positif Covid-19

Delapan Guru dan Belasan Pelajar di Kalbar Positif Covid-19

Regional
Staf KCD Disdik Jabar Positif Covid-19, Semua Pegawai Dikarantina

Staf KCD Disdik Jabar Positif Covid-19, Semua Pegawai Dikarantina

Regional
Terlelap Tidur, Warga Desa di Situbondo Diserang Massa, 4 Mobil Dirusak, Satu Kios Bensin Dibakar

Terlelap Tidur, Warga Desa di Situbondo Diserang Massa, 4 Mobil Dirusak, Satu Kios Bensin Dibakar

Regional
Suara Knalpot Bising Hampir Memicu Bentrokan Warga di Tasikmalaya

Suara Knalpot Bising Hampir Memicu Bentrokan Warga di Tasikmalaya

Regional
Gunung Sinabung Kembali Meletus dengan Tinggi Kolom Abu 5 Km

Gunung Sinabung Kembali Meletus dengan Tinggi Kolom Abu 5 Km

Regional
komentar di artikel lainnya