UGM: Amien Rais Mengundurkan Diri Tahun 1999 Atas Kemauan Sendiri

Kompas.com - 27/05/2019, 21:32 WIB
Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais memenuhi panggilan kedua penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (24/5/2019).KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais memenuhi panggilan kedua penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (24/5/2019).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Guru Besar UGM, Koentjoro mengatakan, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. pernah menjadi dosen Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM).

Namun, sekitar tahun 1999, Amien mengundurkan diri dari UGM.

"Kalau tidak salah tahun 1999, kelihatanya mengundurkan diri," ujar Dewan Guru Besar UGM, Koentjoro saat dihubungi, Kompas.com, Senin (27/5/2019).

Baca juga: Penjelasan Lengkap UGM soal Hilangnya Jabatan Guru Besar Amien Rais

Koentjoro mengatakan, dari sepengetahuanya, Amien mengundurkan diri atas permintaan sendiri.

Sebelumnya, UGM membantah mengeluarkan pernyataan telah mencopot gelar profesor Amien Rais. Jabatan guru besar atau profesor bisa hilang dengan sendirinya ketika seseorang pensiun atau mengundurkan diri. 

Baca juga: UGM Bantah Cabut Jabatan Guru Besar Amien Rais

Kata profesor yang melekat pada nama kerap disalah mengerti sebagai gelar akademik seperti halnya gelar sarjana atau doktor yang disandang seumur hidup.

Koentjoro mengungkapkan, profesor merupakan salah satu jabatan akademik. Sehingga jabatan itu tidak melekat sepanjang hidup.

"Kalau itu jabatan akademik maka ketika yang bersangkutan pensiun jabatannya itu pun pensiun," ujarnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X