BMKG: Jalur Mudik Sumatera Rawan Terbakar

Kompas.com - 24/05/2019, 18:28 WIB
Foto udara jalur alternatif mudik lintas barat Jambi-Sumbar di Petajen,
Bajubang, Batanghari, Jambi, Senin (20/5/2019).
ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/amaFoto udara jalur alternatif mudik lintas barat Jambi-Sumbar di Petajen, Bajubang, Batanghari, Jambi, Senin (20/5/2019).

KOMPAS.com - Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, jalur mudik wilayah Sumatera rawan terbakar, karena saat arus mudik Lebaran akan memasuki musim kemarau.

"Berdasarkan perkiraan cuaca, saat mudik Lebaran akan memasuki musim kemarau sehingga jalur Sumatera rawan terbakar," kata dia, usai menghadiri rapat koordinasi persiapan mudik Lebaran di Palembang, Kamis (24/5/2019).

Baca juga: Wagub Jawa Barat Tak Setuju Soal Larangan PNS Pakai Mobil Dinas untuk Mudik

Sebagian Sumatera Barat, Jambi, Sumsel dan Lampung masuk musim kemarau sehingga rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu pra pemudik yang menggunakan kendaraan harus berhati-hati karena bisa saja saat melalui hutan di jalur mudik lokasi tersebut sedang terbakar.

Selain itu pihaknya minta kepada pengendara dan penumpang kendaraan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Puntung rokok yang masih hidup bisa saja mengakibatkan kebakaran jika dibuang sembarangan, terutama di areal hutan dan gambut di musim kemarau karena bisa membawa bencana kebakaran.

Baca juga: 3 Langkah Mudik Ke Sumatera Tanpa Menggunakan Pesawat

 

Pihaknya terus melakukan sosialisasi agar waspada akan ancaman kebakaran.

Selain itu BMKG akan membuka posko mudik Lebaran agar info cuaca bisa diakses setiap saat.

Selain memasuki musim kemarau, untuk Indonesia bagian timur seperti Papua juga diperkirakan masih hujan sehingga harus waspada pada gelombang tinggi dan longsor.



Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Regional
43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

Regional
Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Regional
Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Regional
Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Regional
Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Regional
Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Regional
Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Regional
Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Regional
Suami Jual Istri Siri di Facebook untuk Layanan Threesome Berkedok Pijat Refleksi

Suami Jual Istri Siri di Facebook untuk Layanan Threesome Berkedok Pijat Refleksi

Regional
'Wajahnya Menahan Tangis, Semoga Anak Kami Kuat Menahan Sakitnya...'

"Wajahnya Menahan Tangis, Semoga Anak Kami Kuat Menahan Sakitnya..."

Regional
Pengakuan Sukartayasa Menikahi Dua Wanita Sekaligus...

Pengakuan Sukartayasa Menikahi Dua Wanita Sekaligus...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X