Bupati Aceh Tengah: Jangan Ikuti Hiruk Pikuk Politik Jakarta

Kompas.com - 20/05/2019, 08:21 WIB
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, sedang berbincang dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam kegiatan pembukaan Seminar Tata Kelola Pemerintahan, di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Jumat, (30/11/2018) KOMPAS.com/ Iwan BahagiaBupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, sedang berbincang dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam kegiatan pembukaan Seminar Tata Kelola Pemerintahan, di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Jumat, (30/11/2018)

TAKENGON, KOMPAS.com - Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengimbau warganya untuk tidak terpancing dengan ajakan para pihak yang menolak hasil Pemilu 2019.

Shabela meminta semua pihak menghormati proses demokrasi yang sedang berlangsung dengan menjunjung tinggi hukum yang berlaku.

"Negara ini adalah negara hukum, aturannya sudah jelas. Karena itu masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing dengan ajakan tolak hasil pemilu. Mari kita percayakan proses perhitungan yang sedang dilakukan oleh KPU," jelas Shabela dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (19/5/2019).

Baca juga: Din Syamsuddin: People Power Hak Konstitusi Tapi Saya Tidak Ikut

Menurut bupati yang diusung oleh PDI-Perjuangan, PAN, PBB, dan PKPI itu, seluruh masyarakat punya tanggung jawab untuk mengantisipasi munculnya potensi konflik yang berpeluang terjadi.

"Jangan ikut-ikutan hiruk pikuk politik Jakarta. Yang harus kita lakukan adalah bagaimana tetap menjadi kondisi yang tertib dan damai di lingkungan masing-masing," ujar Shabela.

Baca juga: Antisipasi Warga Ikut Aksi People Power, Polisi Razia Terminal dan Stasiun Kereta

Lebih lanjut, Shabela mengatakan agar masyarakat mengedepankan kesabaran sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa Ramadhan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X