Diduga Peras Kepala Desa, 2 Oknum Wartawan Ditangkap Polisi

Kompas.com - 15/05/2019, 17:02 WIB
Diduga melakukan pemerasan terhadap kepala desa, dua orang oknum wartawan inisial HA dan HS di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, diamankan polisi. Keduanya tertangkap tangan oleh polsek Lakudo ketika sedang melakukan transaksi di Kecamatan Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tengah, Senin (15/5/2019) malam. KOMPAS.com/ DEFRIATNO NEKE)Diduga melakukan pemerasan terhadap kepala desa, dua orang oknum wartawan inisial HA dan HS di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, diamankan polisi. Keduanya tertangkap tangan oleh polsek Lakudo ketika sedang melakukan transaksi di Kecamatan Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tengah, Senin (15/5/2019) malam.

BUTON TENGAH, KOMPAS.com – Dua oknum wartawan inisial HA dan HS di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, ditangkap polisi karena diduga melakukan pemerasan terhadap kepala desa

Keduanya tertangkap tangan oleh petugas Polsek Lakudo saat sedang melakukan transaksi di Kecamatan Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tengah, Senin (15/5/2019) malam.

“Benar ada penangkapan (dua oknum wartawan) oleh Polsek Lakudo. Polres Baubau dalam hal ini Polsek Lakudo, telah menindak lanjuti adanya pemerasan di Desa Lolibu, Kecamatan Lakudo,” kata Kasubag Humas Polres Baubau, Iptu Suleman, di ruang kerjanya, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: Polres Gowa Tangkap Oknum PPK Pallangga Kasus Dugaan Suap

Dugaan pemerasan berawal saat Kepala Desa Lolibu, Sahrul Asmi menerima telepon dari salah satu oknum wartawan yang hendak menanyakan tentang pengelolaan dana desa.

“Dua hari lalu saya ditelpon oleh oknum ini dan mengatakan bahwa dia pegang data tentang pengelolaan dana desa yang in-prosedural,” ujar Sahrul Asmi.

Menurutnya, kedua oknum wartawan tersebut terus menelponnya dengan nada intimidasi dan mengatakan akan di-blow up ke media.

“Saya tanya berapa kebutuhan teman-teman. Dia bilang tergantung tergantung pak desa saja. Tapi saya bilang yang begini saya tidak tahu. Dia (oknum) bilang siapkan saja di bawah Rp 10 juta,” ungkapnya.

Karena merasa diperas, Sahrul Asmi kemudian melaporkan dugaan pemerasan di Polsek Lakudo.

Baca juga: Main Judi Saat Sahur, Oknum PNS Gunung Kidul Ditangkap

Polsek Lakudo kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dan berhasil melakukan operasi tangkap tangan terhadap kedua oknum wartawan, setelah menerima amplop berisikan uang dari kepala desa.

Menurut Kasubag Humas Polres Baubau, Iptu Suleman saat ini kasus dugaan pemerasan sedang diperiksa Reskrim Polres Baubau.

“Kalau sudah pedalaman bisa dinaikan statusnya. Untuk sementara 2 oknum ini masih sebagai saksi dan sementara diambil keterangannya di Reskrim Polres Baubau,” kata Suleman.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Remaja Cabuli Pacarnya, Terungkap Saat Orangtua Periksa Ponsel Korban

Seorang Remaja Cabuli Pacarnya, Terungkap Saat Orangtua Periksa Ponsel Korban

Regional
Jubir Komite Peralihan Aceh: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Sesuai Aturan

Jubir Komite Peralihan Aceh: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Sesuai Aturan

Regional
Listrik di Pekanbaru Padam karena Gangguan Transmisi, PLN Minta Maaf

Listrik di Pekanbaru Padam karena Gangguan Transmisi, PLN Minta Maaf

Regional
Ketua DPRD Jabar: 7 Anggota Dewan yang Positif Covid-19 Karantina Mandiri

Ketua DPRD Jabar: 7 Anggota Dewan yang Positif Covid-19 Karantina Mandiri

Regional
Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Regional
Seorang Warga Ditembak OTK, TNI-Polri Kejar Pelaku

Seorang Warga Ditembak OTK, TNI-Polri Kejar Pelaku

Regional
Detik-detik Laode Ditembak dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal Saat Jaga Warung

Detik-detik Laode Ditembak dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal Saat Jaga Warung

Regional
Seorang ASN Curi Uang Nasabah dengan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi

Seorang ASN Curi Uang Nasabah dengan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Sulut, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Sulut, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Seorang Warga Ditembak di Intan Jaya, Papua, Pelaku Pura-pura Pinjam Pulpen

Seorang Warga Ditembak di Intan Jaya, Papua, Pelaku Pura-pura Pinjam Pulpen

Regional
Ridwan Kamil Tegaskan Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Siapkan Dulu Fisik

Ridwan Kamil Tegaskan Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Siapkan Dulu Fisik

Regional
Kisah Mbah Khotimah, Uang dan Dagangan Dibawa Kabur Penipu, Terpaksa Pulang Berjalan Kaki

Kisah Mbah Khotimah, Uang dan Dagangan Dibawa Kabur Penipu, Terpaksa Pulang Berjalan Kaki

Regional
Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Regional
Siap Maju Pilkada, Putra Sulung Risma Mengaku Masuk Dalam Survei Internal PDI-P

Siap Maju Pilkada, Putra Sulung Risma Mengaku Masuk Dalam Survei Internal PDI-P

Regional
Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X