Detik-detik Sebelum Tewas, Andrew Sempat Minta Tolong Via Video Call WhatsApp

Kompas.com - 15/05/2019, 14:29 WIB
Tersangka Anto Iwan yang mengenakan baju tahanan mengakui perbuatannya di Polsek Pemali, Bangka Belitung, Minggu (12/5/2019). BANGKAPOSTersangka Anto Iwan yang mengenakan baju tahanan mengakui perbuatannya di Polsek Pemali, Bangka Belitung, Minggu (12/5/2019).

KOMPAS.com - Duel antara dua pria berujung maut. Pria bernama Andrew (40) tewas dengan sejumlah tusukan senjata tajam saat berduel dengan Anto Iwan (35) pada Sabtu (11/5/2019) malam.

Keduanya terlibat duel setelah Anto tak senang karena Andrew menjalin kasih dengan mantan pacarnya, ZR.

Haji Ipi (45), warga Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, yang menjadi saksi mata menuturkan, detik-detik akhir sebelum Andrew meninggal dunia. Andrew sempat meminta pertolongan melalui video call WhatsApp.

Baca juga: 16 Artis Bertarung di Jatim Dalam Pileg 2019, 14 Tumbang

Dalam kondisi bercucuran darah, Andrew bilang ia akan segera mati jika tak secepatnya ditolong.

"'Tolong aku, mati aku kalau tidak ditolong'," ungkap Haji Ipi, meniru perkataan Andrew saat itu.

Beberapa saat kemudian, Andrew ambruk.

"Korban roboh, tapi masih sempat mengucap, 'La Ilaha Illallah (tiada Tuhan selain Allah SWT). Di saat itu pula, HP di tangan korban terlepas dari tangan dan korban tak berdaya (meninggal dunia)," kata Haji Ipi saat ditemui, Senin (13/5/2019).

Haji Ipi bercerita, awalnya dia mendengar suara minta tolong pada Sabtu malam.

“Saya buka pintu ternyata ada orang berkelahi, bergulat dekat rumah saya, depan Masjid Albina," kata Haji Ipi.

"Lalu saya tutup kembali pintu rumah dan ambil HP, saya telepon warga. Sementara dua orang itu (Anto Iwan vs Andrew) masih tetap bertarung sambil salah satunya berteriak minta tolong," lanjutnya.

Baca juga: Sebelum Tewas Tertabrak Truk, Korban Ganti Nama WA Jadi Calon Mayat

Tak berapa lama, warga pun datang. Haji Ipi kembali keluar rumah dan melihat Andrew bersimbah darah lalu berjalan terhuyung menuju arah Jalan Sungailiat-Mentok Desa Sempan.

"Saya lihat korban (Andrew) dalam kondisi terluka, terhuyung berjalan ke arah aspal. Korban sempat videocall (ke temannya), korban video call saat sedang sekarat. Saya lihat korban video call sambil minta tolong ke temannya di videocall sambil bilang 'tolong...tolong...tolong aku, mati aku kalau tidak ditolong'," kata Haji Ipi.

Ditangkap saat kabur

Kapolsek Pemali Ipda Meidy mengatakan, Anto Iwan ditangkap saat berusaha kabur ke wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Anto mengaku sempat duel dengan Andrew selama lima menit. Perkelahian terjadi setelah Anto bertemu Andrew di rumah ZR, mantan kekasihnya.

Polisi juga sudah memanggil beberapa saksi, antara lain warga Desa Sempan dan pihak keluarga korban serta Saksi ZR, janda beranak tiga yang jadi rebutan.

"Kami minta keterangan pada keluarga korban sekitar enam orang, pihak saksi ZR dan juga kawan korban (video call)," kata Meidy.

Baca juga: Suara Titiek Soeharto Jauh di Bawah Politisi Lain di DIY

Sementara itu, ZR tak banyak bicara saat ditemui di rumah ibunya di Desa Sempan. Di rumah itu pula, cekcok mulut terjadi antara Anto Iwan dan Andrew hingga berujung duel maut.

ZR mengaku sudah putus hubungan dengan Anto Iwan selama satu bulan.

"Saya punya anak tiga, suami saya (BB) sudah meninggal tahun lalu. Rencananya saya memang mau menikah dengan Andrew setelah Lebaran ini," kata ZR.

"Dengan Anto Iwan memang sempat berhubungan (pacaran) selama delapan bulan, tapi sudah putus. Kemudian satu bulan lebih setelah putus, saya berhubungan (pacaran) dengan Andrew dan berencana menikah setelah lebaran," lanjutnya.

Ibu ZR menuturkan, Andrew adalah calon menantu yang lebih baik bagi ZR. Sayang, lanjut dia, Tuhan berkehendak lain.

"Padahal saya sudah setuju jika anak saya, ZR menikah dengan Andew. Andrew itu anaknya baik sopan ramah. Baru tiga kali ke rumah kami, sudah menyenangkan,” katanya.

"Baru satu tahun lebih anak saya (ZR) menjanda, sejak ditinggal ruah (almarhum suami ZR). Anak saya (ZR) kemudian dekat dengan Anto Iwan, tapi kemudian putus hubungan (pacaran). Kemudian baru-baru ini ZR dekat dengan Andrew dan mereka berencana menikah setelah lebaran nanti, tapi ternyata Tuhan tak berkehendak," imbuhnya.

 

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Detik-detik Sebelum Meninggal, Andrew Minta Tolong Lewat Video Call WhatsApp (WA), Cek Kronologinya



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X