Suara Titiek Soeharto Jauh di Bawah Politisi Lain di DIY

Kompas.com - 14/05/2019, 17:14 WIB
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto saat ditemui di sela-sela rapat konsolidasi juru kampanye nasional di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (15/3/2019) malam. KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKetua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto saat ditemui di sela-sela rapat konsolidasi juru kampanye nasional di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (15/3/2019) malam.


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Partai Berkarya kemungkinan besar gagal untuk menempatkan wakil rakyat di gedung parlemen, karena Ambang batas parlemen atau parliamentary threshold tidak mencukupi.

Untuk suara di Yogyakarta, suara Siti Hediati Soeharto masih dibawah suara politisi DIY lainnya.

Dari hasil rekapitulasi suara oleh KPU DIY, Titiek Soeharto memperoleh 26.159 suara, dan suara untuk partai besutan Tommy Soeharto ini sebanyak 21.874 suara.

Baca juga: Prabowo Subianto hingga Titik Soeharto Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Ahmad Dhani

Tentunya angka ini jauh dibandingkan politisi partai lainnya. Seperti urutan pertama diraih My Esti Wijayanti dari PDI Perjuangan dengan total 176.306 suara.

Kemudian Hanafi Rais dari PAN mendapat 171.316 suara yang menempati urutan kedua. Di peringkat ketiga, ditempati Idham Samawi yang juga dari PDI Perjuangan dengan raihan 158.425 suara. 

Keempat, Sukamto dari PKB menempati posisi keempat meraih 85.941 suara. Kelima diduduki Sukamta wakil dari PKS dengan total raihan 73.425 suara.

Keenam, ditempati Andika Pandu Puragabaya dari Gerindra, yang juga berhasil melaju dengan raihan 69.925 suara.

Sementara Subardi dari Partai Nasdem yang meraih 67.920 suara juga berhasil memastikan lolos ke Senayan. Terakhir, Gandung Pardiman dari Golkar yang mendapat total 65.535 suara. 

Menanggapi perolehan suara tersebut, Ketua DPW Partai Berkarya DIY Maryono menyampaikan pihaknya sudah maksimal dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca juga: Partai Berkarya: Kami Berbenah dan Evaluasi Total Menuju Pemilu 2024

 

Dimotori Titiek Soeharto, mereka turun ke masyarakat bersama caleg daerah. Namun, diakuinya, sosialisasi dengan waktu yang pendek menempatkan Partai Berkarya memperoleh hasil yang kurang maksimal.

"Caleg kami door to door, namun memang hasilnya belum maksimal karena yang tua-tua sering keliru memilih partai lain," ucap Maryono, saat dihubungi Kompas.com, melalui telepon Selasa (14/5/2019).

"Kami bersyukur dengan hasil itu mudah-mudahan kedepan bisa naik," tambah dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X