Ada Isu "People Power", Polres Ambon Silaturahim Bersama MUI dan Alim Ulama

Kompas.com - 08/05/2019, 20:45 WIB
Kapolres Pulau Ambon da Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso menggelar silaturahim bersama Pengurus MUI Maluku dan Kota Ambon serta para dai dan imam masjid di Kantor MUI Kota Ambon, Rabu (8/5/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYKapolres Pulau Ambon da Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso menggelar silaturahim bersama Pengurus MUI Maluku dan Kota Ambon serta para dai dan imam masjid di Kantor MUI Kota Ambon, Rabu (8/5/2019)


AMBON, KOMPAS.com - Jajaran Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menggelar silaturahim bersama pengurus Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kota Ambon dan Provinsi Maluku, serta para alim ulama dan imam masjid di wilayah tersebut, Rabu (8/5/2019).

Silaturahim yang digelar itu dalam rangka merespons situasi sosial dan politik nasional pascapemilu 2019, termasuk juga untuk mengantisipasi adanya isu  people power dan upaya penolakan terhadap hasil Pemilu 2019.

“Kami menyikapi situasi pascapemilu bahwa berkembang situasi yang liar terkait adanya informasi pengerahan massa untuk menolak hasil Pemilu. Maka, kami menyikapinya di wilayah hukum polres Pulau Ambon dengan merangkul seluruh stakeholder di Kota Ambon, alim ulama untuk melakukan pendekatan kepada jemaahnya,” ungkap Kapolres Pulau Ambon, AKBP Sutrisno Hady Santoso, kepada wartawan, usai pertemuan tersebut, Rabu.

Baca juga: Bertentangan dengan Agama, MUI Ambon Minta Lokalisasi Tanjung Ditutup Permanen

Hady mengatakan, silaturahim dengan para alim ulama dan imam masjid sangat strategis agar umat dapat diberikan pemahaman untuk ikut bertanggung jawab memelihara situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Menurut dia, pihaknya menerima informasi bahwa saat ini ada kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab sengaja memanfaatkan bulan Ramadhan untuk menjadikan masjid-masjid sebagai upaya provokasi untuk memecah belah kesatuan bangsa.

“Tapi, yang lebih besar adalah provokasi melalui media sosial, mereka menyebar informasi sesat yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya,” kata dia.

“Jadi, pertemuan ini agar para ustaz, imam, bisa sampaikan ke jemaahnya, berita di media sosial di-share oleh orang yang tidak kita kenal, berita bohong yang bertujuan untuk mengacaukan situasi kamtibmas yang saat ini sangat kondisif di Ambon, termasuk people power,” tambah dia.

Selain bersilaturahim dengan MUI dan para alim ulama serta imam masjid, Polres Pulau Ambon juga berencana menggelar silaturahim yang sama dengan pengurus pimpinan umat bergama lainnya di Kota Ambon.

Baca juga: Kepala BKD Ambon: Seluruh ASN Koruptor Telah Dipecat

Ketua MUI Kota Ambon, Muhamad Rahamyantel menyatakan, umat Muslim di Kota Ambon harus ikut menjaga situasi keamanan pascapemilu dan dapat menjunjung tinggi nilai dan aturan hukum yang berlaku di negara ini.

Dia menyebut, wacana people power harus dapat dimaknai sebagai keseluruhan potensi umat untuk menyuarakan kebaikan, perbaikan ekonomi bangsa, dan perbaikan kondisi sosial kemasyarakatan untuk mewujudkan peradaban bangsa Indonesia yang baik.

“Saya kira itu makna yang bisa kita maknai dari people power,” ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Regional
Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Regional
Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Regional
Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Regional
Cuaca Buruk, 'Water Bombing' Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Cuaca Buruk, "Water Bombing" Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Regional
Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

Regional
Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X