Kompas.com - 08/05/2019, 20:00 WIB
Kapolres Pulau Ambon da Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso menggelar silaturahim bersama Pengurus MUI Maluku dan Kota Ambon serta para dai dan imam masjid di Kantor MUI Kota Ambon, Rabu (8/5/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYKapolres Pulau Ambon da Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso menggelar silaturahim bersama Pengurus MUI Maluku dan Kota Ambon serta para dai dan imam masjid di Kantor MUI Kota Ambon, Rabu (8/5/2019)

AMBON,KOMPAS.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ambon mendesak agar lokalisasi Tanjung Batu Merah yang berada di kawasan Galunggung, Kecamatan Sirimau ditutup secara permanen.

MUI menilai keberadaan tempat prostitusi yang telah beroperasi sejak puluhan tahun itu, bertentangan dengan nilai agama, moral, dan adat istiadat masyarakat Maluku.

“Alasan penutupan lokasi prostitusi itu selain alasan sosial juga alasan pendidikan. Keberadaannya di tengah kota di jalan utama. Itu sangat tidak mendidik untuk anak di sekitar situ,” kata Sekretaris MUI Kota Ambon, Abdul Manan Latuconsina kepada wartawan, di Kantor MUI Kota Ambon, Rabu (8/5/2019).

Baca juga: Pembunuhan Pria di Eks Lokalisasi Palembang karena Utang Narkoba

Manan menjelaskan, upaya menutup lokalisasi Tanjung Batu Merah itu tidak hanya menjadi keinginan umat muslim, namun juga seluruh umat beragama di Kota Ambon.

Menurutnya, tidak ada satu pun ajaran agama yang memberikan ruang kepada praktik prostitusi. Praktik tersebut tidak hanya bertentangan dengan nilai-nilai agama, namun juga nilai moral.

“Alasannya jelas karena tidak sesuai dengan nilai moralitas bangsa. Tidak sesuai dengan nilai-nilai adat dan budaya orang Maluku dan terutama nilai-nilai islam,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Eks Lokalisasi Diduga Jadi Sarang Narkoba, Kapolresta Palembang Sebut Belum Tahu

Menurutnya, upaya menutup lokalisasi tanjung Batu Merah sudah lama dilakukan, namun selalu terbentur beberapa masalah. Baru tahun 2019, MUI bersama seluruh elemen masyarakat membulatkan tekad untuk menutup lokalisasi tersebut.

“Ini sudah lama dan beberapa tahun lalu proses untuk tutup ini sudah dilakukan. Dan hari ini baru ada keinginan. Kita dari semua elemen masyarakat dan pemuka umat muslim berkeinginan kuat untuk menutup lokalisasi Tanjung itu,” katanya.

Terkait rencana tersebut, Manan mengaku pihaknya akan segera menyurati pemerintah Kota Ambon dan juga pihak kepolisian agar proses penutupan lokalisasi tersebut segera dilakukan.

“Segera akan kita masukan surat. Akan saya buat surat dan besok akan kita masukan,”ujarnya.

Baca juga: Ada Peluru Nyasar Saat Razia Lokalisasi, BNN Mengaku Diserang Kelompok Pemuda

Terkait keinginan MUI tersebut, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso mengaku pihaknya tetap mendukung rencana tersebut. Pihaknya saat ini sedang menunggu rekomendasi dari MUI Kota Ambon.

“Iya rencana penutupan lokalisasi Tanjung kami menunggu rekomendasi dari para ustaz dan alim ulama yang disampaikan kepada kami. Nanti kami akan diteruskan ke kota madya,” katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X