Sejak 2017, Pemprov Papua Habiskan Rp 4 Triliun Bangun Venue PON XX 2020

Kompas.com - 03/05/2019, 18:45 WIB
Kepala Bappeda Papua, Muhammad Musaad KOMPAS.com/Dhias SuwandiKepala Bappeda Papua, Muhammad Musaad

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua hingga kini sudah mengeluarkan anggaran Rp 4 triliun untuk membangun dan memperbaiki sejumlah venue yang akan digunakan pada PON XX 2020 di Papua.

"Sejak 2017 hingga 2019 ini sudah lebih dari Rp 4 triliun yang dianggarkan untuk vanue," ujar Kepala Bappeda Provinsi Papua, Muhammad Musaad, di Jayapura, Jumat (3/5/2019).

Baca juga: Solo Dukung Papua Jadi Tuan Rumah PON XX/2020

Ia menyebut, anggaran tersebut sebagian besar dialokasikan untuk membangun Stadion Papua Bangkit yang total sudah menghabiskan dana Rp 1,3 triliun.

Dari total anggaran lebih dari Rp 4 triliun, terang Musaad, ada juga yang dialokasikan untuk menunjang pelaksanaan PON. Seperti menyiapkan cindera mata dan bahan pangan lokal.

Baca juga: Papua Bidik Jadi Tuan Rumah PON XX 2020

Menurut dia, alokasi anggaran di bidang fisik yang terkait dengan persiapan PON 2020 telah selesai pada 2019 dan setelah itu Pemprov Papua akan fokus pada hal teknis lainnya.

Pemprov Papua juga telah melakukan supervisi kepada kabupaten/kota tempat penyelenggaraan PON agar mereka juga mempersiapkan anggaran.

"Di samping enam klaster, tetapi ada emapt yang namannya daerah penyangga seperti Kabupaten Supiori, Kepulauan Yapen, Waropen, Tolikara dan keerom. Yang lain juga ikut berkontribusi untuk mendukung PON karena ini juga menjadi perhatian bagi masyarakat Papua tidak hanya pelaksana saja," terang Musaad.

Enam klaster yang dimaksud adalah, Kota Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, Merauke, Biak, Mimika dan Jayapura.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X