Ricuh Aksi Hari Buruh, 7 Mahasiswa di Babel Dilarikan ke Rumah Sakit

Kompas.com - 03/05/2019, 14:14 WIB
Sjumlah mahasiswa dirawat di Puskesmas Air Itam Pangkal Pinang, Jumat (3/5/2019) setelah unjuk rasa terkait hari buruh.KOMPAS.com/HERU DAHNUR Sjumlah mahasiswa dirawat di Puskesmas Air Itam Pangkal Pinang, Jumat (3/5/2019) setelah unjuk rasa terkait hari buruh.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Aksi unjuk rasa Hari Buruh yang digelar mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) di kawasan perkantoran Gubernur dan DPRD Bangka Belitung berakhir ricuh, Jumat (3/5/2019).

Sejumlah mahasiswa harus dilarikan ke rumah sakit setelah terlibat bentrokan dengan aparat keamanan. Mereka mengalami luka lebam di pelipis, bahu dan tangan

"Kami berhadapan dengan aparat. Ada yang ditendang bahkan termasuk yang perempuan juga kena," kata Koordinator Mahasiswa, Rizki kepada Kompas.com, Jumat siang.

Baca juga: 7 Fakta Aksi Kelompok Baju Hitam, Tinggalkan Trauma Siswa SLB hingga Polisi Didesak Tangkap Otak Pelaku

Sedikitnya tujuh mahasiswa yang harus mendapatkan perawatan medis. Sebagian memilih kembali ke sekretariat kampus untuk pengecekan lebih lanjut.

Rizki tidak menyangka aksi bersama puluhan mahasiswa menggunakan seragam almamater lengkap akan mendapatkan tindakan kekerasan.

"Di depan DPRD kami dihadang, diterjang. Padahal ini bagian dari aksi hari buruh," ujarnya.

Baca juga: Polisi Amankan 7 Anggota Anarko Perusak McDonalds Makassar saat Hari Buruh

Terkait kejadian tersebut Kompas.com telah mengajukan konfirmasi kepada Kabag Ops Polres Pangkal Pinang Kompol Sahbaini dan Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra.

Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.



Terkini Lainnya

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Regional
Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Regional
8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

Regional
Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Regional
Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Regional
KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

Regional
Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Regional
Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Regional
Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Regional
Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Regional
Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Regional

Close Ads X