Prabowo-Sandiaga Siap Rajut Persatuan Bangsa Setelah Pilpres

Kompas.com - 01/05/2019, 19:09 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di Kantor Kelurahan Kayu Manis, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaCalon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di Kantor Kelurahan Kayu Manis, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019)


PADANG, KOMPAS.com - Pascapemilu 2019, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno bersama capres Prabowo Subianto berjanji akan kembali merajut persatuan bangsa Indonesia yang sempat terkotak-kotak karena Pemilu.

"Kita harus rajut lagi persatuan bangsa dan umat setelah ini," kata Sandiaga, di sela-sela acara syukuran bersama relawan Prabowo-Sandi di Kantor DPD Gerindra Sumbar, Rabu (1/5/2019).

Baca juga: Sandiaga Uno: Terima Kasih Sumatera Barat

Sandiaga mengatakan, saat ini pihaknya sedang fokus untuk mengawal penghitungan suara sampai adanya penetapan resmi Pemilu dari KPU RI.

Untuk itu, pihaknya meminta para relawan dan pendukung Prabowo-Sandi berjuang mengawal suara sampai titik darah penghabisan, apalagi di daerah basis Prabowo-Sandi di Sumbar.

"Kita harus kawal suara kita. Masyarakat Sumbar terbukti ingin perubahan. Dukungan ke kami adalah bukti kuatnya. Makanya, saya berharap semua relawan dan pendukung mengawal suara," kata Sandi.

Baca juga: Sandiaga Uno: Silaturahim dengan Kiai Maruf Amin Bisa Anytime, Sekarang Fokus Kawal Suara

Sandi menyebut, suara Prabowo-Sandi di Sumbar mengalami kenaikan yang sangat signifikan di Pilpres 2019 ini jika dibandingkan tahun 2014 lalu.

Pada Pilpres 2014 lalu, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa mendapatkan 76,9 persen di Sumbar. Sementara di Pilpres 2019, suara Prabowo-Sandi sudah mendekati angka 90 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X