Dituding Curang, Ketua KPU Tantang Massa Buat Laporan

Kompas.com - 26/04/2019, 15:29 WIB
Kawat berduri dibentangkan untuk menjaga kantor KPU Kepulauan Bangka Belitung saat menyambut aksi massa, Jumat (26/4/2019) KOMPAS.com/HERU DAHNURKawat berduri dibentangkan untuk menjaga kantor KPU Kepulauan Bangka Belitung saat menyambut aksi massa, Jumat (26/4/2019)

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com-Massa yang mengatasnamakan Forum Petisi Rakyat Tolak Pemilu Curang menyampaikan dugaan berbagai kecurangan saat aksi di depan kantor KPU Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (26/4/2019).

Komisioner KPU pun angkat bicara dengan mendatangi kerumunan massa.

"Jika ada temuan kecurangan silakan dilaporkan. Kami siap," kata Ketua KPU Kepulauan Bangka Belitung Davitri.

Baca juga: Ada Aksi Massa di Kantor KPU Babel, Jalan Mentok Ditutup

Davitri meyakinkan massa jika pihaknya telah bekerja maksimal selama penyelenggaraan pemilu.

Bahkan untuk memudahkan pemantauan, salinan C1 dipajang di kantor kelurahan.

"Silahkan dilihat, C1 telah kami pasang di setiap kelurahan. Di mana curangnya, laporkan pada kami atau Bawaslu," ujar putra Bangka Barat itu.

Baca juga: Hujan Deras, Massa Tetap Gelar Aksi Demo di Depan KPU Bangka Belitung

Hujan mengguyur saat komisioner KPU maupun orator massa saat menyampaikan pidato mereka.

Setelah menerima jawaban langsung dari KPU, massa melanjutkan orasi dari para orator yang telah disiapkan.

Sekitar pukul 15.01 WIB, massa kemudian membentangkan kain putih dan membubuhkan tanda tangan sebagai ungkapan menolak kecurangan pemilu.

Tak lama berselang, massa membubarkan diri dengan dikawal aparat keamanan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

Regional
Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Regional
Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Regional
Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Regional
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Regional
Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Regional
Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Regional
Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Regional
Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Regional
Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Regional
Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Regional
Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Regional
Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Regional
Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X