Soal Video Dugaan Kecurangan Pemilu di Tapanuli Tengah, Ini Kata Bawaslu Sumut

Kompas.com - 20/04/2019, 13:56 WIB
Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rahmawaty Rasahan KOMPAS.com / MEI LEANDHAKetua Bawaslu Sumut Syafrida Rahmawaty Rasahan

MEDAN, KOMPAS.com — Sehari seusai pencoblosan beredar video dugaan kecurangan pemilu di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Rekaman memperlihatkan penghitungan suara tidak sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilu  dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) Sumatera Utara Syafrida Rahmawaty Rasahan yang dikonfirmasi wartawan di Bawaslu Sumut mengatakan, pihaknya sedang melakukan pengecekan dan menindaklanjuti video tersebut.

Syafrida mengatakan, dirinya mengetahui video itu setelah ada laporan dari masyarakat.


Baca juga: Jokowi Kunjungi Tapanuli Tengah, Sekda Bilang Doa Kami Terjawab

Bawaslu Sumut sudah meminta Bawaslu Tapteng untuk melakukan pengecekan di lapangan dan meminta keterangan dari pengawas di tempat pemungutan suara (TPS).

Menurut Syafrida, pengawas TPS harusnya mengingatkan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam melakukan penghitungan suara.

"Prosedurnya begitu. Kalau dalam hal ini pengawas TPS serta KPPS terbukti lalai dan terbukti tidak mengikuti aturan, ada dua kemungkinan yang akan terjadi," ucapnya, Sabtu (20/4/2019).

Baca juga: TKD: Sumut Kontributor Besar Pemenangan Jokowi-Maruf...

Pertama, Bawaslu Sumut akan merekomendasikan untuk penghitungan suara ulang dengan membuka kotak suara sesuai tata cara PKPU Nomor 3 ataupun PKPU Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PKPU Nomor 3 Tahun 2019. Sanksi untuk petugas KPPS dan pengawas TPS adalah sanksi etik.

"Sanksi pidana untuk penyelenggara pemilu apabila terjadi prosedur penghitungan suara yang tidak sesuai aturan. Kami belum mendapatkan keterangan secara utuh dari jajaran Bawaslu Tapteng, masih pengecekan di lapangan," kata Syafrida.

Sebagai informasi, dalam video berdurasi 30 detik itu terlihat petugas KPPS terburu-buru melakukan penghitungan surat suara tanpa menelitinya.

Petugas terus-terusan menyebut nama Delmeria. Lokasi kejadian diduga berada di TPS 1 Kampung Solok, Kecamatan Barus, Kabupatan Tapteng.

Sementara di video kedua, terekam dua petugas KPPS mengenakan pakaian merah dan biru memasukkan surat suara ke kotak suara. Saat itu TPS dalam kondisi sepi. Video berdurasi 1 menit 25 detik itu terindikasi terjadi di Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapteng.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Regional
Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Regional
Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Regional
Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X