Bawaslu Sumsel Sebut Manajemen Logistik KPU Palembang dan Banyuasin Buruk

Kompas.com - 19/04/2019, 18:08 WIB
Penyaluran kotak suara disejumlah TPS di Palembang untuk pelaksanaan pemilu pada Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPenyaluran kotak suara disejumlah TPS di Palembang untuk pelaksanaan pemilu pada Rabu (17/4/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com Kasus salah cetak surat suara hingga lima kotak suara hilang di kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin menjadi sorotan oleh pihak Badan Pengawas Pemilu Sumatera Selatan ( Bawaslu Sumsel).

Komisioner Bawaslu Sumsel Junaidi mengatakan, mereka telah memanggil pihak KPU Palembang dan Banyuasin terkait kejadian tersebut.

Dari hasil rapat pleno, direkomendasikan untuk melaksanakan pemilu susulan didua wilayah tersebut.

Junaidi menyebut, jika kasus itu terjadi lantaran buruknya manajemen logistik di KPU Palembang dan Banyuasin sehingga kotak suara hilang sampai salah cetak surat suara.

Baca juga: Kapolda Sumsel Sebut Ada TPS di Palembang Tak Dapat Surat Suara Pilpres  

"Padahal sortir sudah dilakukan, hitungan surat suara sudah dilakukan. Kok bisa kurang? bisa salah? Kesimpulan awal kita bahwa manajemen logistik KPU buruk," tegas Junaidi saat dihubungi melalui telepon, Jumat (19/4/2019).

Dilanjutkan Junaidi, pihak Bawaslu saat ini sedang menunggu laporan dari masyrakat terkait kejadian tersebut dengan menyampaikan bukti yang ditemukan di lapangan. 

Laporan tersebut  akan diproses selama tujuh hari kerja usai pelaksanaan pemilu dan dilakukan proses penyelidikan maksimal selama 12 hari kedepan.

"Sanksi terberat pelanggaran administrasi bisa pembatalan hasil oleh KPU. Jadi bisa pemilu ulang atau susulan macam-macam,  tergantung  tingkat pelanggaran. Kalau unsurnya etik dan profesional DKPP yang menilai,"ujarnya.

Baca juga: Sebelum Nyoblos, Gubernur Sumsel dan Istri Ngopi Bareng di TPS 

Diberitakan sebelumnya, rapat pleno yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan memutuskan untuk melakukan pemilu lanjutan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin.

Keputusan tersebut dikeluarkan lantaran dalam pelaksanaan Pemilu pada Rabu (17/4/2019) kemarin adanya kekurangan surat suara serta surat suara yang salah cetak di kedua wilayah tersebut.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olah Pangan Lokal, Usaha Kelompok Masyarakat Ini Beromzet Jutaan Rupiah Selama Pandemi

Olah Pangan Lokal, Usaha Kelompok Masyarakat Ini Beromzet Jutaan Rupiah Selama Pandemi

Regional
Mayat Perempuan Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo Korban Pembunuhan

Mayat Perempuan Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo Korban Pembunuhan

Regional
Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Buruh Demo di Gedung DPRD Kalsel

Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Buruh Demo di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Pemilik Tanaman Ganja di Tasik Lakukan Riset dan Gunakan Cara Ilmiah

Pemilik Tanaman Ganja di Tasik Lakukan Riset dan Gunakan Cara Ilmiah

Regional
Kisah Vera Key, Sukses Usaha Reparasi Boneka Bekas Diminati hingga ke Mancanegara

Kisah Vera Key, Sukses Usaha Reparasi Boneka Bekas Diminati hingga ke Mancanegara

Regional
Kisah TKW Indramayu Meninggal di Malaysia karena TBC, Kabur dari Majikan dan Dirawat Pria Myanmar

Kisah TKW Indramayu Meninggal di Malaysia karena TBC, Kabur dari Majikan dan Dirawat Pria Myanmar

Regional
Heboh Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Ini Kata Pengelola

Heboh Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Ini Kata Pengelola

Regional
Ingat, Wisatawan yang Ingin ke Bali Tetap Wajib Menunjukkan Hasil Rapid Test

Ingat, Wisatawan yang Ingin ke Bali Tetap Wajib Menunjukkan Hasil Rapid Test

Regional
Sultan HB X Ogah Komentari Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Sultan HB X Ogah Komentari Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Mengaku Dipukul Kekasihnya di Apartemen, Perempuan Ini Pecah Kaca Jendela untuk Cari Bantuan

Mengaku Dipukul Kekasihnya di Apartemen, Perempuan Ini Pecah Kaca Jendela untuk Cari Bantuan

Regional
Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Regional
Harapan Gubernur Sulsel di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

Harapan Gubernur Sulsel di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

Regional
Ngantor Pakai Sarung di Hari Santri, ASN: Teringat Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari

Ngantor Pakai Sarung di Hari Santri, ASN: Teringat Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari

Regional
Ada Kirab Perahu di Rawa Pening untuk Peringati Hari Santri Nasional

Ada Kirab Perahu di Rawa Pening untuk Peringati Hari Santri Nasional

Regional
3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X