Bawaslu Cianjur Rekomendasi Pemungutan Suara Ulang, Ini Tanggapan KPU

Kompas.com - 18/04/2019, 14:33 WIB
Petugas PPS di Kab. Cianjur, Jawa Barat menaikkan kotak suara ke atas motor dari gudang logistik, Bale Rancage, Cianjur, Rabu (17/04/2019) padahal jadwal pencoblosan sedianya harus sudah dimulai KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPetugas PPS di Kab. Cianjur, Jawa Barat menaikkan kotak suara ke atas motor dari gudang logistik, Bale Rancage, Cianjur, Rabu (17/04/2019) padahal jadwal pencoblosan sedianya harus sudah dimulai

CIANJUR, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat belum bisa menindaklanjuti rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) di enam wilayah kecamatan.

Pasalnya, ditegaskan Komisioner KPU Cianjur, Rustiman, hingga saat ini pihaknya belum menerima rekomendasi tersebut secara resmi dan tertulis dari pihak Bawaslu setempat.

“Itu kan baru informasi di tingkat kecamatan dan pernyataan di media. Jadi, kita belum bisa mengomentari dan menindaklanjutinya lebih jauh kita baru bisa menginventarisir,” kata Rustiman kepada Kompas.com saat ditemui di kantor KPU Cianjur, Bojongherang, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (18/04/2019).

Baca juga: Bawaslu Cianjur Rekomendasikan Pemungutan Suara Diulang

Terkait dengan temuan-temuan yang dijadikan dasar Bawaslu merekomendasikan PSU tersebut. Rustiman menilai secara umum proses pemungutan suara di seluruh wilayah Kab. Cianjur, kemarin (Rabu, 17/4/2019) bisa dilaksanakan.

“Memang kita tidak menutup mata ada beberapa persoalan seperti adanya surat suara yang tertukar, keterlambatan dan kekurangan logistik. Namun ada beberapa yang bisa ditanggulangi langsung saat itu juga, sedangkan yang belum bisa tertanggulangi karena satu dan lain hal,” tuturnya.

Dengan demikian, pihaknya tidak sepakat pendistribusian logistik pemilu di Kabupaten Cianjur dikatakan kisruh, melainkan lebih karena ada kendala di hal-hal teknis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Hal yang wajar ketika ada beberapa kesalahan, mengingat memang banyak logistiknya, ada 5 surat suara, belum lagi jumlah TPS yang banyak. Namun prinsipnya secara umum pemilu ini bisa berjalan, terlepas kekurangan yang terjadi, dan semua TPS di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur bisa menyelenggarakannya,” ungkapnya.

 KIPP Jawa Barat dukung PSU di Kabupaten Cianjur

Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jawa Barat, Irhan Ari Muhammad sepakat dengan Bawaslu Kabupaten Cianjur yang merekomendasikan digelarnya PSU di beberapa wilayah kecamatan di Kab. Cianjur.

Dikemukakan Irhan, akibat sengkarut pendistribusian logistik ke tingkat PPK, PPS maupun ke TPS-TPS di beberapa wilayah kecamatan di Kab. Cianjur mengakibatkan waktu pencoblosan yang tidak sesuai aturan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X