Petugas Kelelahan, Proses Penghitungan Suara di TPS di Purwokerto Tak Tuntas

Kompas.com - 18/04/2019, 10:37 WIB
Anggota Bawaslu Banyumas mengecek kotak suara dari TPS 18, Kelurahan Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (18/4/2019). Kompas.com/FADLAN MUKHTARAnggota Bawaslu Banyumas mengecek kotak suara dari TPS 18, Kelurahan Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (18/4/2019).


PURWOKERTO, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyumas menerima laporan proses penghitungan di Tempat Pemungutan Suara ( TPS) 18 Kelurahan Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tidak tuntas.

Anggota Bawaslu Banyumas Yon Daryono mengatakan, petugas Kelompok Pemungutan dan Penghitungan Suara (KPPS) tidak mengisi salinan formulir C1 yang seharusnya diserahkan kepada para saksi dan pengawas TPS.

“Saksi dan pengawas TPS tidak menerima salinan C1, padahal itu wajib. Pagi ini akan kita selesaikan bersama-sama untuk memenuhi kewajiban tersebut, yakni memberikan salinan formulir C1,” katanya di Purwokerto, Kamis (18/4/2019).


Baca juga: Quick Count Menangkan Jokowi, Kepala Suku di Papua Siap Hibahkan 10 Hektar Tanah untuk Bangun Istana Negara

Anggota Bawaslu Banyumas Saleh Darmawan mengatakan, TPS tersebut menyelesaikan proses penghitungan suara paling cepat dibanding TPS yang lain.

Informasi yang diterima, kotak suara dikirim Ketua KPPS ke PPS pukul 22.30 WIB dan tanpa pengawalan.

“Ada pekerjaan administrasi yang belum diselesaikan. Kami beri rekomendasi agar menyelesaikan proses penghitungan suara sesuai tahapan sampai siang ini sebelum pukul 12.00 WIB, regulasi mengatur penghitungan suara paling lambat sampai pukul 12.00 WIB,” jelas Saleh.

Baca juga: Prabowo-Sandiaga Menang Telak di Lapas Makassar

Bawaslu juga menemukan selisih total perolehan suara kedua paslon di TPS yang memiliki DPT sebanyak 278 orang.

Sementara itu Ketua Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Purwokerto Barat Temon mengatakan, berdasarkan hasil klarifikasi kepada Ketua KPPS, pekerjaan itu tidak diselesaikan karena petugas KPPS mengaku kelelahan.

“Setelah saya tanya (katanya) kelelahan, dibuktikan dengan adanya pengawas TPS yang muntah-muntah, dia paham regulasinya sebenarnya. Kita akui ini pekerjaan melelahkan, tapi kita tidak boleh beralasan dengan itu, karena itu kewajiban, ketika sanggup menjadi penyelenggara harus sanggup menyelesaikan,” kata Temon.

Terkait pengiriman kotak suara, dia membantah dilakukan tanpa pengawalan. Pengiriman kotak suara dari TPS ke PPS dikawal oleh anggota babinsa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditabrak, Kapal Pengangkut Semen Tenggelam di Pelabuhan Lembata

Ditabrak, Kapal Pengangkut Semen Tenggelam di Pelabuhan Lembata

Regional
Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari, Kakak Beradik di Palembang Idap Penyakit Kulit Langka

Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari, Kakak Beradik di Palembang Idap Penyakit Kulit Langka

Regional
Pemprov Papua Bakal Tambah Dana PON XX Rp 2 Triliun

Pemprov Papua Bakal Tambah Dana PON XX Rp 2 Triliun

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Prajurit TNI Korban Longboat Terbalik di Papua

Tim SAR Hentikan Pencarian Prajurit TNI Korban Longboat Terbalik di Papua

Regional
Kapolresta Malang kepada Tahanan Kabur: Serahkan Diri, Kami Akan Layani dengan Baik

Kapolresta Malang kepada Tahanan Kabur: Serahkan Diri, Kami Akan Layani dengan Baik

Regional
Reaktivasi Jalur Kereta Cibatu-Garut Diuji Coba Januari 2020

Reaktivasi Jalur Kereta Cibatu-Garut Diuji Coba Januari 2020

Regional
Alasan Atlet Peraih Medali Emas SEA Games Pulang Naik Angkutan Umum, Sakit dan Tak Mau Dijemput

Alasan Atlet Peraih Medali Emas SEA Games Pulang Naik Angkutan Umum, Sakit dan Tak Mau Dijemput

Regional
Wakil Wali Kota Serang Bakal Jatuhkan Sanksi kepada ASN yang Kabur Saat Acara Pengajian

Wakil Wali Kota Serang Bakal Jatuhkan Sanksi kepada ASN yang Kabur Saat Acara Pengajian

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD | Jual Motor Curian ke Pemiliknya Sendiri

[POPULER NUSANTARA] Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD | Jual Motor Curian ke Pemiliknya Sendiri

Regional
Puluhan Penyu Hasil Sitaan Dilepasliarkan di Perairan Laut Donggala

Puluhan Penyu Hasil Sitaan Dilepasliarkan di Perairan Laut Donggala

Regional
Kisah Rianto Penari Lengger Lanang Banyumas, Perjalanan Hidupnya Diangkat di Film Kucumbu Tubuh Indahku

Kisah Rianto Penari Lengger Lanang Banyumas, Perjalanan Hidupnya Diangkat di Film Kucumbu Tubuh Indahku

Regional
Dengan Stiker 'Keluarga Miskin', Desa Ini Berhasil Tertibkan Penerima Bantuan PKH

Dengan Stiker "Keluarga Miskin", Desa Ini Berhasil Tertibkan Penerima Bantuan PKH

Regional
Fakta Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD, Berawal dari Korban Minta Rokok ke Pelaku

Fakta Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD, Berawal dari Korban Minta Rokok ke Pelaku

Regional
Jawaban Bobby Nasution soal Tudingan Tengah Membangun Politik Dinasti

Jawaban Bobby Nasution soal Tudingan Tengah Membangun Politik Dinasti

Regional
Kronologi Polisi Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Kronologi Polisi Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X