Di Gunungkidul, Pemilih Bakar dan Rusak Surat Suara

Kompas.com - 17/04/2019, 22:47 WIB
Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono (Baju Hitam) saat ditemui Di Kantor Bawaslu Gunungkidul Rabu (17/4/2019) malamKOMPAS.com/MARKUS YUWONO Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono (Baju Hitam) saat ditemui Di Kantor Bawaslu Gunungkidul Rabu (17/4/2019) malam

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul, Yogyakarta, mengkaji lima laporan yang masuk terkait Pemilu 2019.

Salah satunya adalah mengenai pembakaran dan perusakan surat suara di Dusun Jaranmati, Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo.

"Iya, benar (ada pengrusakan surat suara) tetapi masih akan kita kaji terlebih dahulu baru besok akan dilakukan koordinasi," kata Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono saat ditemui di kantor Bawaslu Rabu (17/4/2019) malam.

Perusakan surat suara dilakukan oleh seorang pemilih di TPS 9 Dusun Jaranmati. Namun demikian, Is Sumarsono tidak mau menyebutkan detail kejadian tersebut. Namun jika nantinya terbukti merusak, maka pelaku akan dikenai pidana. "Jika terbukti bisa (dipidana)," ucapnya.

Baca juga: Selain 5 Kotak Suara Pilpres Hilang, Surat Suara Pileg di Banyuasin Juga Salah Cetak

Selain itu, pihaknya akan mendalami kasus lainnya, di antaranya keberpihakan aparatur sipil negara (ASN) dan tiga kasus dugaan money politics.

"Untuk kasusnya paling banyak di Semanu dan Wonosari," katanya.

Kasus lainnya yang akan didalami Bawaslu adalah tercampurnya surat suara antar dapil. Untuk mengusut kasus ini, pihaknya akan mengundang Panwascam untuk berkoordinasi.

Baca juga: 5 Kotak Suara di Banyuasin Mendadak Hilang

 

Menurutnya, sudah ada surat edaran bersama Bawaslu dan KPU RI yang menyebutkan bahwa surat suara yang tertukar dapil dan sudah tercoblos maka dianggap sah dan menjadi suara partai.

"Hanya yang terjadi di lapangan ini (Gunungkidul) cukup banyak dan dianggap oleh beberapa caleg itu merugikan jika harus dikembalikan kepada suara partai, dan ada salah satu caleg akan mengangakat permasalahan ini ke masalah sengketa," kata Is Sumarsono.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan
[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Internasional
Mengintip 'War Room' TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Mengintip "War Room" TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Nasional
Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Nasional

Close Ads X