Fakta Kasus Siswa SD dan SMP Perkosa Siswi SMA di Probolinggo, Nonton Video Porno di Ponsel Orangtua hingga Tak Ditahan Polisi

Kompas.com - 17/04/2019, 15:46 WIB
Gara-gara sering menonton video porno, dua remaja ini memperkosa siswa SMA hingga hamil dan melahirkan. KOMPAS.com/A. Faisol Gara-gara sering menonton video porno, dua remaja ini memperkosa siswa SMA hingga hamil dan melahirkan.

KOMPAS.com - Polisi memutuskan untuk tidak menahan dua siswa yang diduga pelaku perkosaan seorang AZ (18), siswi SMA di Probolinggo.

Kedua tersangka MWS dan MMH, yang masih berstatus siswa SD dan SMP, diberi kesempatan untuk mengikuti ujian sekolah.

Namun demikian, Kanit PPA Satreskrim Polres Probolinggo Bripka Reni mengatakan, usai ujian selesai, polisi akan melanjutkan proses kasus tersebut.


Berikut ini fakta kasus perkosaan siswi SMA di Probolinggo:

1. Alasan polisi tidak menahan siswa SD dan SMP 

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

MMH dan MWS, yang memerkosa siswa SMA hingga korban hamil dan melahirkan, tidak ditahan polisi. Polisi memberikan kelonggaran karena akan mengikuti ujian sekolah.

Kanit PPA Satreskrim Polres Probolinggo Bripka Reni saat dikonfirmasi Kompas.com , Selasa (16/4/2019) menyampaikan, jika ujian sudah selesai, polisi akan kembali memproses kasus tersebut.

Status kedua pelaku yang masih di bawah umur dinilai polisi masih bisa diperbaiki dan menjadi lebih baik.

Baca Juga: Ini Alasan Siswa SD dan SMP yang Perkosa Siswi SMA Tidak Ditahan

2. Pelaku sering menonton video porno dari ponsel orangtuanya

Ilustrasi.Shanghaiist Ilustrasi.

Bripka Reni menambahkan, dua pelaku melakukan tindakan negatif tersebut karena sering menonton video porno dari ponsel orangtuanya.

"Karena enggak tahan nafsu seusai menonton video porno, saat rumah sepi, MMH melakukan aksinya. Pada kejadian ke sekian, MMH mengajak MWS. Korban AZ ternyata masih sepupu pelaku. Bayi lahir prematur dan dirawat keluarga lain," kata Reni.

Meskipuan demikian, Reni tidak menjelaskan rinci soal kondisi korban AZ dan bayinya saat ini.

Baca Juga: 5 Fakta Kasus Siswa SD dan SMP Perkosa Siswi SMA di Probolinggo, Masih Saudara Sepupu hingga Kecanduan Video Porno

3. Mendapat sorotan Dinas Pendidikan Probolinggo

Ilustrasi korban pemerkosaanKOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO Ilustrasi korban pemerkosaan

Kepala Dinas Pendidikan Dewi Korina mengaku prihatin atas kejadian itu. Kejadian tersebut harus menjadi bahan introspeksi dan evaluasi bagi dunia pendidikan di Probolinggo khususnya.

"Pendidikan karakter harus ditingkatkan. Demikian juga pengawasan lingkungan sekolah dan masyarakat juga perlu ditingkatkan. Kami harap ini tidak akan pernah terulang kembali," katanya.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X