Tak Punya Dokumen Kependudukan, 256 Warga Binaan Lapas Garut Tak Bisa Milih

Kompas.com - 17/04/2019, 14:12 WIB
Suasana pencoblosan di salahsatu TPS yang ada di Lapas kelas II Garut Rabu (17/4/2019) Kompas.com/ARI MAULANA KARANGSuasana pencoblosan di salahsatu TPS yang ada di Lapas kelas II Garut Rabu (17/4/2019)

GARUT, KOMPAS.com – Sebanyak 256 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Garut dari 847 warga binaan yang ada, tidak bisa menyalurkan hak pilihnya karena tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) hingga Daftar Pemilih Khusus.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Garut Ramdani Boy menyampaikan, warga binaan yang tidak bisa memilih dikarenakan tidak memiliki dokumen kependudukan apapun.

Saat di periksa di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil pun, datanya tidak ada.

Baca juga: Surat Suara Belum Tiba, Jadwal Pencoblosan DPTb di Lapas Klas IA Makassar Molor 

“Kami sudah koordinasi dengan Disdukcapil, datanya tidak ada, tidak ada Nomor Induk Kependudukan (NIK), jadi tidak terdaftar,” kata Boy, saat ditemui di Lapas Garut, Rabu (17/4/2019).

Selain warga binaan, lanjut Boy, puluhan petugas Lapas Garut pun saat ini terancam tidak bisa mencoblos di tiga TPS yang ada di Lapas Garut.

Sebab, 93 orang petugas masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) di tiga TPS. Namun, yang baru terlayani baru 20 orang karena kekurangan surat suara.

Baca juga: Kehabisan Surat Suara, Bekas Bupati Lampung Selatan Ngamuk di Lapas Rajabasa

“Kami sudah koordinasikan dengan PPS di desa soal kepindahan tempat memilih jauh-jauh hari, mereka juga sudah bawa formulirnya, tapi surat suaranya tidak ada,” kata dia.

Boy menuturkan, pihaknya telah dijanjikan untuk mendapat surat suara tambahan sebelum penutupan TPS.

Namun, jika sampai pukul 12.00 surat suara tambahan tidak ada, Boy akan meminta para pegawainya untuk pulang dan nyoblos di rumahnya masing-masing.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Regional
Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Regional
Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Regional
Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Regional
Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

Regional
Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Regional
4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Regional
Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Regional
BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

Regional
KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

Regional
IAIN Surakarta Akan Berubah Nama Jadi UIN Raden Mas Said

IAIN Surakarta Akan Berubah Nama Jadi UIN Raden Mas Said

Regional
Kronologi Penemuan KM Beringin Jaya, Delapan Hari Terombang-ambing dan Ditarik Kapal Nelayan

Kronologi Penemuan KM Beringin Jaya, Delapan Hari Terombang-ambing dan Ditarik Kapal Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X