Cerita Pengawas Pemilu Pulau Seram, Tiga Hari Menyusuri Hutan Belantara Antar Logistik Pemilu ke Desa Terpencil

Kompas.com - 16/04/2019, 17:26 WIB
Petugas pengawas Pemilu di Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah bersama warga memikul logistik pemilu menyusuri hutan dan sungai menuju desa-desa terpencil di bawah kaki Gunung Binaya, Jumat (12/4/2019). Dok. petugas pengawas pemilu Kecamatan Seram Utara Yosis S LilihataPetugas pengawas Pemilu di Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah bersama warga memikul logistik pemilu menyusuri hutan dan sungai menuju desa-desa terpencil di bawah kaki Gunung Binaya, Jumat (12/4/2019).

AMBON,KOMPAS.com - Butuh waktu berhari-hari bagi petugas TPS dan pengawas pemilu mengantarkan logistik pemilu ke desa-desa terpencil yang berada di kaki Gunung Binaya di Kabupaten Maluku Tengah.

Para petugas harus menyusuri hutan belantara di wilayah pedalaman Pulau Seram.

Tidak mudah para petugas untuk sampai ke desa-desa tersebut dengan membawa kotak dan surat suara, serta logistik pemilu lainnya.

Sebab, selain membawa beban berat dan membutuhkan waktu yang lama, mereka juga harus dihadapkan dengan kondisi alam yang ekstrem.

Baca juga: Lewati Longsor dan Cuaca Ekstrim, Cerita Petugas KPU Luwu Distribusikan Surat Suara ke Daerah Terpencil

Salah satu petugas pengawas pemilu di Kecamatan Seram Utara Yosis S Lilihata menuturkan,  pihaknya mengantarkan logistik pemilu untuk empat desa di wilayah pedalaman Pulau Seram itu yakni Desa Elemata, Hatulo, Manusela dan Desa Maraina.

Menurut Yosis untuk mencapai desa-desa tersebut tidak ada jalan lain, kecuali berjalan kaki menyusuri hutan belantara dengan waktu berhari-hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Untuk sampai ke desa-desa itu kita harus berjalan kaki tiga sampai empat hari dengan membawa logistik pemilu,” kata Yosis kepada wartawan, Selasa (16/4/2019).

Dia mengaku bukan perkara mudah bagi penyelenggara pemilu untuk membawa logistik pemilu. Sebab, saat membawa logistik itu, pihaknya harus diperhadapkan dengan cuaca yang buruk dan kondisi alam sulit diprediksi.

Kondisi itu diperparah dengan hujan yang mengguyur di Pulau Seram, membuat sungai-sungai yang dilalui menjadi meluap hingga mereka harus berjuang keras demi melewati setiap rintangan yang dilewati.

“Jalan becek, sungai-sungai juga meluap hingga banjir jadi kita harus lebih hati-hati,” kata Alumnus Universitas Pattimura Ambon ini.

Baca juga: 13 Jam Terjang Ombak Besar, Cerita Petugas KPU Bawa Surat Suara ke Pulau Terluar Indonesia

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.