Bawa Rp 373 Juta, Mobil Dan Penumpang Ojol Diamankan di Surabaya

Kompas.com - 16/04/2019, 13:48 WIB
Ilustrasishutterstock Ilustrasi

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebuah mobil dan seorang yang sedang menaiki ojek online diamankan Tim Saber Money Politic Polrestabes Surabaya, Senin (15/4/2019) malam. Keduanya membawa uang tunai sebesar Rp 373 juta.

Kedua kendaraan tersebut diamankan di sekitar kawasan Jalan Gayungan Surabaya.

"Mobil patroli melihat ada mobil yang mencurigakan, tiba-tiba putar balik lalu berhasil dikejar dan diberhentikan oleh polisi. Sementara yang menggunakan ojek online, minta diantar ke terminal Purabaya," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, dihubungi, Selasa (16/4/2019).

Baca juga: Bawaslu Lubuk Linggau Temukan Dugaan Money Politics Jelang Pencoblosan

Dia tidak mengetahui pasti temuan itu merupakan barang bukti untuk praktik politik uang atau bukan. Yang pasti, temuan tersebut baik barang bukti uang tunai maupun orang yang membawa, sudah dilaporkan ke Sentra Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Informasi yang dihimpun, kedua kendaraan tersebut membawa masing-masing uang tunai Rp 253 juta dan 120 juta.

Baca juga: Dua Warga Laporkan Dugaan Money Politics Pemilu 2019 ke Bawaslu Ogan Ilir

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bawaslu Kota Surabaya Hadi Margo Sambodo, membenarkan ada temuan dari Tim Saber Money Politic Polrestabes Surabaya, tentang kendaraan dan orang yang membawa uang ratusan juta rupiah. Sayangnya dia enggan menjelaskan detil temuan tersebut.

"Sekarang sedang dirapatkan di Sentra Gakkumdu Kota Surabaya. Dan akan langsung akan diputuskan hari ini juga," katanya singkat.



Terkini Lainnya

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan
[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Internasional
Mengintip 'War Room' TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Mengintip "War Room" TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Nasional
Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Nasional

Close Ads X