Bawaslu Lubuk Linggau Temukan Dugaan "Money Politics" Jelang Pencoblosan

Kompas.com - 16/04/2019, 11:17 WIB
Salah satu meme tolak politik uang yang disebar Bawaslu Sulsel jelang hari pencoblosan Pemilu 2019 yang jatuh pada 17 April mendatang. Bawaslu Sulsel Salah satu meme tolak politik uang yang disebar Bawaslu Sulsel jelang hari pencoblosan Pemilu 2019 yang jatuh pada 17 April mendatang.

PALEMBANG, KOMPAS.com- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan ( Sumsel) mengamankan barang bukti berupa satu plastik warna hitam yang diduga berisi uang terkait dugaan adanya politik uang menjelang pencoblosan.

Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Komisioner Bawaslu Lubuk Linggau Bahusi ketika dikonfirmasi mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (13/4/2019) malam kemarin di Kelurahan Tanjung Indah Kecamatan Lubuk Linggau Barat I.

Mulanya, seorang warga berinisial ZN menemukan satu kantong plastik berisi uang yang diduga sebagai money politics oleh salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg).


Baca juga: Polisi Tangkap Wakil Bupati Paluta, Diduga Terlibat Politik Uang

Bungkusan plastik itu langsung diserahkan ke Panwascam dan selanjutnya ditindak lanjuti oleh Bawaslu Lubuk Linggau.

"Itu kan sudah dimasukan didalam kantong pastik dan sudah dijadikan barang bukti, belum tahu berapa (uangnya)," kata Bahusi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Senin (15/4/2019).

Bahusi mengatakan, mereka saat ini masih melakukan penyelidikan terkait siapa pelaku dugaan money politics tersebut. Selain itu, dua saksi pun telah diperiksa untuk dimintai keterangan.

"Untuk pelaku tidak ada yang diamankan, karena bukan wewenang kita untuk mengamankan (pelaku). Hanya barang bukti saja. Kalau saksi ada dua orang warga sana, " ujarnya.

Baca juga: Polres Karo Amankan Caleg dan Timses Partai Gerindra yang Diduga Lakukan Money Politics

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Regional
Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Regional
Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Regional
Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Close Ads X