2.100 Personel Gabungan Amankan 7.107 TPS di Kota Bandung

Kompas.com - 15/04/2019, 11:08 WIB
Ilustrasi polisi KOMPAS.com/Achmad FaizalIlustrasi polisi

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 2.100 personel diterjunkan untuk menjaga 7.107 tempat pemungutan suara ( TPS) di Kota Bandung.

Nantinya, setiap masing-masing personel gabungan dari Polda Jabar dan TNI ini ditempatkan di setiap TPS di Kota Bandung, dengan pola pengamanan 12 TPS dijaga dua petugas kepolisian dan lima anggota Linmas.

"Dua polisi amankan 12 TPS dibantu anggota Linmas sebanyak 24 orang," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema, usai apel Serpas (Pergeseran Pasukan) Pengamanan Pemilu 2019, di Kota Bandung, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Polresta Surakarta Terjunkan 800 Personel Amankan TPS di Solo

Selain TPS umum, anggota juga bakal mengamankan TPS mobile, seperti di rumah sakit. Jumlah anggota akan dikoordinasikan kembali dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU)

"Jumlah personelnya kami kordinasikan dengan KPU untuk memastikan berapa jumlah TPS mobile," tutur dia.

Lebih lanjut, Irman mengatakan, berdasarkan analisa, ada sedikitnya 11 TPS yang dinilai rawan. Namun, pihaknya tak menjelaskan secara rinci daerah mana saja TPS yang rawan tersebut.

"Kami menilai secara geografis ada 11 TPS yang rawan," ujar dia.

Kerawanan tersebut dilihat dari potensi konflik, misalnya adanya sengketa lahan. "Untuk pengamanannya akan kita matangkan kembali," tutur dia.

Baca juga: 1.822 Linmas Disiapkan KPU Mimika Jaga 911 TPS

Untuk itu, dia mengimbau kepada semua calon untuk menjaga konfusifitas keamanan di Kota Bandung, khusunya di masa tenang ini.

"Kami harapkan sampai tanggal 17 nanti, semua berjalan kondusif," harap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pascagempa Maluku Utara, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Jiwa

Pascagempa Maluku Utara, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Jiwa

Regional
Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X