Polresta Surakarta Terjunkan 800 Personel Amankan TPS di Solo

Kompas.com - 15/04/2019, 09:43 WIB
Ilustrasi polisi KOMPAS.com/Achmad FaizalIlustrasi polisi


SOLO, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta menerjunkan 800 personel untuk melakukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara ( TPS) Pemilu 2019 di Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019).

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo dalam apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan TPS Pemilu Tahun 2019 di Halaman Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Ini Alasan KPU Pangkas 255 TPS Menjadi 168 TPS di Kuala Lumpur

"Ada 800 personel yang nanti melakukan pengamanan di TPS. Kami masih ada pasukan cadangan yang lain untuk membantu apabila dibutuhkan," kata Ribut.

Ribut menambahkan, pihaknya juga mendirikan sembilan posko pengamanan di titik-titik strategis selama pelaksanaan Pemilu 2019. Hanya saja, Ribut tidak menjelaskan secara rinci sembilan posko pengamanan tersebut.

Menurut dia, sembilan posko strategis yang didirikan tersebut sudah dilengkapi dengan peralatan dan ditempatkan gabungan peleton Brimob, TNI, dan perwira pengendali.

Sehingga, apabila ada petugas TPS yang menginginkan bantuan segera, personel yang berada di sembilan posko pengamanan tersebut dapat segera tiba di lokasi.

"Posko kami dirikan di titik strategis yang kita anggap mudah untuk melakukan mobilisasi pergerakan pasukan apabila ada hal-hal yang membutuhkan kehadiran polisi secara cepat," ungkap dia.

Baca juga: KPU Akan Cek Pengamanan Surat Suara di Malaysia

Ribut menyebutkan, di Solo ada sebanyak 1.734 TPS yang tersebar di lima kecamatan dan 51 kelurahan. Dari jumlah tersebut, ada beberapa TPS rawan yang telah teridentifikasi oleh kepolisian.

"Dan kami sudah lakukan antisipasi TPS rawan. Insya Allah aman," ujar dia.

Ribut mengimbau, masyarakat untuk tidak takut datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019. Karena polisi telah memberikan jaminan dari sisi keamanan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombsudman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombsudman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Regional
'Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin'

"Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin"

Regional
Bentrok Warga Gara-gara Senjata Mainan, 1 Rumah dan Sepeda Motor Dibakar, 6 Orang Luka

Bentrok Warga Gara-gara Senjata Mainan, 1 Rumah dan Sepeda Motor Dibakar, 6 Orang Luka

Regional
Detik-detik Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Detik-detik Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Pemburu Tersesat 5 Hari di Hutan | WNA Australia Dirompak dan Telantar di Laut

[POPULER NUSANTARA] Cerita Pemburu Tersesat 5 Hari di Hutan | WNA Australia Dirompak dan Telantar di Laut

Regional
Viral Cuitan Dokter soal Bobroknya Penanganan Corona di Surabaya, Ini Fakta Lengkapnya

Viral Cuitan Dokter soal Bobroknya Penanganan Corona di Surabaya, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X