Kompas.com - 11/04/2019, 12:16 WIB
Petugas Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya memeriksa WNA tanpa izin tinggal dan paspor sebelum dideportasi ke Negara asalnya, Kamis (11/4/2019). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAPetugas Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya memeriksa WNA tanpa izin tinggal dan paspor sebelum dideportasi ke Negara asalnya, Kamis (11/4/2019).


TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tasikmalaya telah menangkap tiga warga negara asing yang menetap di daerah wisata Kampung Karangsari RT 01 RW 03, Desa Pananjung, Kabupaten Pangandaran, Kamis (11/4/2019).

Dua pria asal Malaysia dan seorang pria asal Nigeria terbukti tak memiliki paspor dan kelengkapan dokumen imigrasi lainnya saat digerebek di sebuah rumah kontrakan.

"Sejak Januari sampai dengan April 2019 kita sudah menangkap tiga WNA ilegal. Terbaru, kemarin kita tangkap warga Nigeria Kenneth Nawabichiri (39) setelah sebelumnya dua warga Malaysia. Mereka tak ada paspor juga tak memiliki kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal menetap (KITAP)," jelas Kepala Sub Seksi Intelejen Imigrasi Kelas II Tasikmalaya, Sarial.

Baca juga: Tak Punya Dokumen Resmi, Dua WN China Diamankan Imigrasi Makassar

Sesuai pemeriksaan, warga Negara Nigeria tersebut melanggar pasal 71 huruf B undang undang nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. WNA tersebut langsung dideportasi sama dengan dua warga Negara Malaysia sebelumnya.

Untuk WNA asal Nigeria prosesnya langsung dipulangkan melalui Bandara Soekarno Hata Cengkareng dengan menggunakan pesawat Singapure Airlines nomor penerbangan SQ 965.

"Dengan ditemukannya warga negara asing di wilayah Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Pangandaran dan Banjar, kami akan meningkatkan koordinasi dengan instansi pemerintahan salah satunya berkaitan dengan sudah terbentuknya Timpora baik tingkat kota, kabupaten dan kecamatan," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jelang Pemilu, Kantor Imigrasi Jakbar Perketat Pengawasan WNA

Menurutnya, petugas imigrasi akan berupaya melakukan pemeriksaan terutama keberadaan WNA yang berkunjung ke daerah di Priangan Timur dengan harapan agar mereka menaati peraturan tersebut.

"Selama ini, ketiga WNA itu sudah menetap di Pangandaran lebih dari satu bulan. Kami berhasil menangkap setelah adanya laporan dari masyarakat setempat yang memberikan informasi ke pihak Imigrasi. Kami pun berharap kepada seluruh masyarakat yang menemukan warga asing tinggal lama lebih dari satu bulan untuk selalu menginfirmasikan kepada kantor Imigrasi atau unsur pemerintah setempat," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.