Namanya Disebut dalam Sidang Meikarta, Ini Klarifikasi Ridwan Kamil

Kompas.com - 10/04/2019, 22:18 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (8/4/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (8/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyampaikan klarifikasi soal namanya yang disebut dalam sidang kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Lewat akun media sosial Instagram pribadinya, @ridwankamil, ia meluruskan pemberitaan tersebut.

"Biar tidak menjadi sumber fitnah, berita ini hanya menceritakan keterangan terdakwa di pengadilan terkait Meikarta, yang menyatakan bahwa "Tim Tata Ruang Kab Bekasi ingin berkonsultasi tata ruang ke gubernur baru, Namun, tidak terlaksana. Karena saya juga tidak mau dan tidak berkenan dan dilarang KPK," tulis Emil, sapaan Ridwan Kamil, Rabu (10/4/2019).

Baca juga: Nama Ridwan Kamil Disebut dalam Sidang Suap Kasus Meikarta

Ia menegaskan tak turut campur dalam urusan izin proyek Meikarta. Sebab, saat izin diproses ia masih berstatus sebagai Wali Kota Bandung.

"Saat Meikarta berproses izin dengan segala permasalahan hukumnya, saya pribadi masih Wali Kota Bandung, hatur nuhun," ujar Emil.

Baca juga: Deddy Mizwar Pernah Beritahu Jokowi soal Masalah Meikarta

Klarifikasi Pemprov Jabar

Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setda Jabar Hermansyah menegaskan, tidak pernah ada pertemuan antara Emil dengan terdakwa penerima suap.

"Terkait pemberitaan yang menyebutkan pernyataan terdakwa mantan Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi di persidangan, siapa saja bisa klaim,” kata Hermansyah dalam keteragan resmi yang diterima Kompas.com.

Menurut Hermansyah, keterangan terdakwa dalam persidangan tersebut hanya klaim. Terdakwa menyatakan niat atau keinginan untuk membahas persetujuan substantif Raperda RDTR dengan Emil. Nyatanya, pertemuan itu memang tak pernah ada.

“Dipastikan tidak ada pertemuan yang terjadi sejak Pak Gubernur dilantik hingga saat ini,” ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga Uno Ingin Batam Jadi Gerbang Pariwisata dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Sandiaga Uno Ingin Batam Jadi Gerbang Pariwisata dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Regional
Gara-gara Ucapan “Tumben kok Ganteng Kali”, Nyawa Susiato Melayang

Gara-gara Ucapan “Tumben kok Ganteng Kali”, Nyawa Susiato Melayang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 23 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 23 Januari 2021

Regional
Bocah 14 Tahun Dianiaya Ayah gara-gara Pinjam Motor untuk Jemput Ibu, Ini Ceritanya

Bocah 14 Tahun Dianiaya Ayah gara-gara Pinjam Motor untuk Jemput Ibu, Ini Ceritanya

Regional
Wakil Bupati Manggarai Timur Positif Covid-19

Wakil Bupati Manggarai Timur Positif Covid-19

Regional
'Niatnya Keras Menjadi TNI, Itu Cita-citanya sejak Kecil, Dia Selalu Gigih Latihan'

"Niatnya Keras Menjadi TNI, Itu Cita-citanya sejak Kecil, Dia Selalu Gigih Latihan"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Januari 2021

Regional
Terima Kabar Putranya Gugur di Papua, Ayah Pratu Dedi Hamdani: Perasaan Saya Tidak Keruan...

Terima Kabar Putranya Gugur di Papua, Ayah Pratu Dedi Hamdani: Perasaan Saya Tidak Keruan...

Regional
Aturan Siswi Non-Muslim di SMKN Padang Wajib Berhijab Tuai Protes, Ini Duduk Perkaranya

Aturan Siswi Non-Muslim di SMKN Padang Wajib Berhijab Tuai Protes, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Kontroversi Aturan Jilbab untuk Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang, Berujung Laporan ke Mendikbud hingga Menuai Kritik DPR

Kontroversi Aturan Jilbab untuk Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang, Berujung Laporan ke Mendikbud hingga Menuai Kritik DPR

Regional
Anggota DPR: Aturan Wajib Jilbab di Sekolah Negeri Harus Dicabut

Anggota DPR: Aturan Wajib Jilbab di Sekolah Negeri Harus Dicabut

Regional
Derita Korban Banjir Manado, Hanya Punya Baju di Badan, Patungan Beli Sarapan

Derita Korban Banjir Manado, Hanya Punya Baju di Badan, Patungan Beli Sarapan

Regional
Angka Kematian Kasus Covid-19 di Jatim Tembus 7.266, Ini Tanggapan Wagub Emil Dardak

Angka Kematian Kasus Covid-19 di Jatim Tembus 7.266, Ini Tanggapan Wagub Emil Dardak

Regional
Tinggal di Kontrakan, 2 WNA Asal China Diamankan Petugas Imigrasi, Mengaku Bisnis Kayu di Jambi

Tinggal di Kontrakan, 2 WNA Asal China Diamankan Petugas Imigrasi, Mengaku Bisnis Kayu di Jambi

Regional
Sekda Ungkap Penyebab Kegaduhan ASN Pemkab Jember, Berawal dari Pesan WhatsApp Bupati

Sekda Ungkap Penyebab Kegaduhan ASN Pemkab Jember, Berawal dari Pesan WhatsApp Bupati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X