Kompas.com - 08/04/2019, 18:49 WIB
Abdullah Ibrahim (Bram) masih optimis pasangan Jokowi-Maruf akan menang di Madura pasca peristiwa pengadangan di Pamekasan. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN Abdullah Ibrahim (Bram) masih optimis pasangan Jokowi-Maruf akan menang di Madura pasca peristiwa pengadangan di Pamekasan.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Tim Kampanye Daerah (TKD) Kabupaten Pamekasan mengklaim peluang Jokowi-Ma'ruf Amin untuk meraih kemenangan di Pulau Madura terus meningkat.

Hal ini karena efek pengadangan yang dilakukan oleh pendukung Prabowo-Sandi di awal April kemarin terhadap KH Ma'ruf Amin saat hendak ziarah ke makam leluhurnya, Pangeran Suhro Pradoto di Desa Jambringin, Kecamatan Proppo.

Ketua TKD Pamekasan Abdullah Ibrahim menjelaskan, peristiwa pengadangan terhadap Ma'ruf Amin membawa dampak positif terhadap suara paslon nomor urut 01. Peristiwa itu mendatangkan empati dari para ulama dan masyarakat di Madura terhadap Ma'ruf Amin.

"Masyarakat yang awalnya apatis terhadap pilpres sekarang sudah berubah menjadi empati kepada sosok Kiai Ma'ruf karena diadang saat mau ziarah," kata Abdullah, Senin (8/4/2019).

Baca juga: TKD Pasrahkan ke Polisi dan Bawaslu soal Kasus Pengadangan Maruf Amin

Bukti empati masyarakat dan tokoh masyarakat, imbuh pria yang akrab disapa Bram ini, semakin banyak yang meminta alat peraga kampanye, seperti stiker, kaos dan kalender, serta pernak-pernik 01.

"Awalnya kami sulit untuk mendistribusikan berbagai APK, sekarang sudah kekurangan. Dari Sumenep dan Sampang, semuanya sama-sama kekurangan," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh sebab itu, TKD bersama dengan relawan semakin termotivasi untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Madura. Bahkan, Pamekasan dan Kabupaten Sampang, diprediksi akan menjadi kunci kemenangan. Apalagi, konsolidasi kultural masyarakat semakin inten dan massif.

"Ritme ini perlu dijaga dan ditingkatkan sampai 17 April mendatang. Pengamanan di masing-masing TPS sudah kami koordinasikan dengan semua lapisan relawan dan partai koalisi," katanya.

Baca juga: Maruf Amin: Yang Dibayari Pemerintah Bukan Hanya Orang Miskin, tapi Sadikin

Soal target, Bram masih optimistis seperti target TKN di atas 70 persen. Meskipun diakui berat, namun pihaknya tetap optimistis Jokowi-Ma'ruf Amin di Madura meraih kemenangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.