TKD Pasrahkan ke Polisi dan Bawaslu soal Kasus Pengadangan Ma'ruf Amin

Kompas.com - 04/04/2019, 15:31 WIB
Sejumlah masyarakat di Pamekasan, Madura, meneriakan nama Prabowo ketika rombongan cawapres nomor uut 01 Maruf Amin melintas, Senin (1/4/2019). Maruf ingin berziarah sekaligus menghadiri haul salah seorang ulama, Kiai Suhro, di Pamekasan. KOMPAS.com/JESSI CARINA Sejumlah masyarakat di Pamekasan, Madura, meneriakan nama Prabowo ketika rombongan cawapres nomor uut 01 Maruf Amin melintas, Senin (1/4/2019). Maruf ingin berziarah sekaligus menghadiri haul salah seorang ulama, Kiai Suhro, di Pamekasan.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Kabupaten Pamekasan belum menentukan sikap apa pun terkait peristiwa pengadangan yang menimpa Ma'ruf Amin saat hendak berziarah ke makam leluhurnya, Pangeran Suhro di Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Senin (1/4/2019) kemarin.

Namun demikian, Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Kabupaten Pamekasan, Abdullah Ibrahim mengecam peristiwa tersebut karena tidak etis, apalagi kepada seorang kiai yang hendak berziarah.

"Kami mengutuk peristiwa tersebut," ujar Abdullah Ibrahim.

Baca juga: Soal Penghadangan Maruf Amin di Pamekasan, Ini Reaksi BPP Prabowo-Sandi Jatim

Pria yang akrab disapa Bram ini menambahkan, TKD menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak yang berwenang, baik polisi ataupun Bawaslu, jika ditemukan adanya pelanggaran, baik yang berkaitan dengan pemilu maupun pidana.

"Silakan polisi atau Bawaslu memprosesnya jika ada pelanggaran. Kami fokus pada konsolidasi relawan dan partai koalisi untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf," kata Bram.

Peristiwa pengadangan itu, kata Bram, menguntungkan pasangan calon nomor urut 01. Sebab, banyak warga yang merasa empati karena ulama kharismatik seperti Ma'ruf Amin diperlakukan tidak wajar, yang tujuannya bukan untuk kampanye, melainkan hanya untuk berziarah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang jelas itu merugikan kepada pihak di luar kami. Jokowi-Ma'ruf di Pamekasan semakin kuat. Kita sudah analisa di lapangan," kata ketua DPD Partai NasDem Pamekasan ini.

Baca juga: 5 Fakta Maruf Amin Batal Ziarah di Pamekasan, Diadang Massa hingga Imbauan Sandiaga

Sebelumnya, Ma'ruf Amin hendak melakukan ziarah ke makam leluhurnya, Pangeran Suhro. Sebelum tiba di lokasi, puluhan orang menyambut Ma'ruf Amin di pinggir jalan sambil berteriak nama Prabowo. Mereka juga membawa poster bergambar Prabowo-Sandi. Bahkan bendera partai pengusung Prabowo-Sandi, juga ikut dibawa dalam aksi tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.