Soal Penghadangan Ma'ruf Amin di Pamekasan, Ini Reaksi BPP Prabowo-Sandi Jatim

Kompas.com - 04/04/2019, 06:13 WIB
Ketua Harian BPP Prabowo-Sandi Jawa Timur Anwar Sadad Dok. Anwar SadadKetua Harian BPP Prabowo-Sandi Jawa Timur Anwar Sadad

SURABAYA, KOMPAS.com - Ketua Harian Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi Jawa Timur Anwar Sadad mengatakan, dugaan adanya penghadangan terhadap Cawapres 01 Ma'ruf Amin di Pamekasan, Senin (1/4/2019), terjadi secara spontanitas.

Ia menegaskan, tidak ada mobilisasi massa baik dari BPC, BPK, dan BPP Prabowo-Sandi Jawa Timur untuk menghadang kampanye Ma'ruf Amin di Pamekasan.

"Mungkin itu bagian dari ekspresi dukungan mereka kepada Pak Prabowo. Bahwa jika ada tindakan yang tidak kita inginkan, terus terang di luar kendali tim pemenangan," ucap Anwar dihubungi melalui telepon, Rabu (3/4/2019).

Anwar berpendapat, bila ada penghadangan terhadap Ma'ruf Amin, itu adalah bagian dari dinamika politik. Sebab di pihak 02, kata Anwar, penghadangan serupa juga dilakukan pendukung 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, baik terhadap Prabowo maupun Sandiaga Uno.


Baca juga: Maruf Amin: Tidak Boleh Ada Keroyok-keroyokan, Penghadangan, Pencegatan!

Ia mencontohkan, ketika Prabowo berkampanye di Surabaya dan Sandiaga Uno kampanye di Banyuwangi, pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin juga melakukan pengadangan. 

Tak hanya itu, menurut Anwar, capres dan cawapres yang ia dukung juga mendapat intimidasi dan provokasi di setiap kunjungan prabowo-Sandi di Jawa Timur.

"Tetapi bagi kami, hal itu disikapi secara dewasa. Kalau memang ada pelanggaran hukum, ya diproses semestinya," ujar dia.

Kata Anwar, apabila ingin fair, paslon 02 justru dinilai lebih banyak mendapaat perlakuan kurang menyenangkan karena banyaknya provokasi.

Baca juga: Gus Ipul Menyayangkan Penghadangan Maruf Amin di Pamekasan

Ia meminta tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin membuktikan dugaan penghadangan terhadap Ma'ruf Amin tersebut. 

BPP Prabowo-Sandi jawa Timur, kata dia, selalu tunduk dan menghormati aturan dalam pemilu. Selain itu, pelanggaran terhadap proses kampanye sangat terbuka.

"Apalagi Pak Jokowi mengatakan kalau ada pelanggaran laporkan saja. Saat debat (capres) Pak Jokowi selalu mengatakan begitu. Jadi enggak usah bikin polemik di media," terangnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X