Kompas.com - 01/04/2019, 09:47 WIB
Presiden AS Donald Trump, Presiden Indonesia Joko Widodo, dan Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde (kiri ke kanan) berfoto bersama pada hari kedua KTT G20 di Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7/2017). Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menjadi pembicara pada Leaders Retreat KTT G20 atau G20 sesi I mengenai terorisme, Jumat 7 Juli siang waktu setempat. AFP PHOTO / JOHN MACDOUGALLPresiden AS Donald Trump, Presiden Indonesia Joko Widodo, dan Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde (kiri ke kanan) berfoto bersama pada hari kedua KTT G20 di Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7/2017). Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menjadi pembicara pada Leaders Retreat KTT G20 atau G20 sesi I mengenai terorisme, Jumat 7 Juli siang waktu setempat.

BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai, Jokowi adalah seorang prsiden yang memiliki kemampuan diplomasi dan pengaruh tingkat tinggi.

Itu terlihat dari cara berfoto dengan pemimpin dunia. Menurut Dedi, saat berfoto, Jokowi selalu diapit pada pemimpin dunia.

"Coba lihat Presiden sebelumnya, di mana posisi dia saat berfoto," kata Dedi kepada Kompas.com via sambungan telepon, Senin (1/4/2019).

Dedi mengatakan, diplomasi tidak perlu dipahami dari cara berpidato yang menggebu-gebu di forum internasional. Cara berfoto seorang pemimpin di tengah-tengah para pemimpin dunia pun menunjukkan sebuah kekuatan diplomasi yang cukup besar.

"Itu sudah menunjukkan kelas diplomasi seoarang pemimpin," kata Dedi.

Baca juga: Relawan Jokowi-Maruf: Ada Gerakan yang Giring Massa untuk Golput di Kabupaten Bandung

Menurutnya, seseorang memiliki kemampuan diplomasi itu tidak hanya dengan berbicara di depan publik. Tapi seorang pelobi handal itu tanpa bicara pun dia dihormati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Coba lihat Pak Jokowi cara berfoto di dalam forum-forum internasional. Dia selalu berfoto di tengah para pemimpin dunia, seperti Presiden Amerika, Presiden Rusia, dan Presiden China," katanya.

"Itulah kelas diplomasi Pak Jokowi yang sebagian kaum 'nyinyir' dianggap orang yang tidak memiliki kemampuan diplomasi di forum internasional," tandas ketua DPD Golkar Jawa Barat itu.

Baca juga: Komentar Jokowi Dicegat 9 Kali di Manado hingga Mobilnya Tak Bisa Jalan

Dedi mengatakan, seorang petarung unggul tidak pernah memperlihatkan atau mengakrobatkan jurus-jurusnya di depan umum.

Semar mesem

Dedi menyebut gaya Jokowi itu dalam ilmu Jawa disebut semar mesem. Dalam ilmu Jawa, ada dikenal semar mesem. Pencapaian tertinggi bagi seorang manusia ada pada semar yang tidak berakrobat dengan gaya. Tapi tersenyum saja bisa menggegerkan dunia.

"Mesem itu senyum yang tidak terlihat. Jadi pemimpin itu tidak usah berteriak-teriak. Senyum saja bisa gegerkan dunia," tandas mantan bupati Purwakarta dua periode ini.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.