Dipengaruh Narkoba, Pemuda di Makassar 2 Hari Sekap dan Setubuhi Seorang Pelajar

Kompas.com - 30/03/2019, 20:34 WIB
Wakapolrestabes Makassar AKBP Adhi Purboyo saat menggelar konferensi pers terkait kasus penyekapan, penganiayaan, dan pencabulan yang dilakukan Zulkarnain (baju oranye) terhadap gadis di bawah umur, Sabtu (30/3/2019). KOMPAS.com/HIMAWAN Wakapolrestabes Makassar AKBP Adhi Purboyo saat menggelar konferensi pers terkait kasus penyekapan, penganiayaan, dan pencabulan yang dilakukan Zulkarnain (baju oranye) terhadap gadis di bawah umur, Sabtu (30/3/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang pemuda di Makassar, Sulawesi Selatan benama Zul (23), ditangkap Tim Kejahatan dan Tindak Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar karena  menyekap, menganiaya, dan menyetubuhi seorang gadis di bawah umur berinisial VI (16). Vi masih berstatus pelajar.

Zul (23) ditangkap di sekitar rumah kosong di kawasan Jalan Veteran Selatan, Kecamatan Rappocini, Kamis (28/3/2019) lalu usai melakukan penyekapan terhadap VI di tempat itu selama dua hari.

"Setelah kita terima laporan dari keluarga kalau anaknya hilang, langsung kita tindak lanjuti dan menangkap tersangkanya," kata Wakil Kepala (Waka) Polrestabes Makassar AKBP Adhi Purboyo saat merilis tersangka di Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (30/3/2019).

Baca juga: Polisi Tangkap Pembina Pramuka yang Diduga Cabuli 11 Siswa SMP sejak 2016

Adhi mengatakan, penyekapan korban bermula dari perkenalannya di media sosial di awal Maret 2019. Setelah perkenalan itu, pelaku janjian menjemput korban di sekitar Jalan Faisal Makassar, Senin (23/3/2019).

Sehari setelahnya tersangka Zul kembali menjemput korban di sekolahnya.

Saat itu Zul menyetubuhi korban lalu kemudian melakukan penyekapan, hingga menganiaya dan mengancam korban agar tak melaporkan kejadian tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Motifnya ini setelah kita lakukan tes urine tersangka positif mengandung zat amfetamin. Tersangka mengkonsumsi narkoba kemudian melampiaskan dampak atau efek narkoba itu kepada korban," jelas Adhi.

Dari hasil visum yang dilakukan, korban menderita luka di sekujur tubuhnya akibat penganiayaan berat tersangka. Korban juga hingga kini masih menjalani perawatan untuk memulihkan kondisi fisiknya.

Baca juga: Selama 2 Tahun, Ayah Tiri Cabuli Anaknya yang Berkebutuhan Khusus

Korban didampingi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar.

Pelaku disangkakan Pasal 81 ayat 1 juncto Pasal 76 Undang-undang Perlindungan Anak dan Pasal 333 juncto pasal 332 KUHP. Ancaman maksimal terhadap tersangka, 20 tahun penjara.

Kini pelaku ditahan di sel Mapolrestabes Makassar untuk mempertanggungjawabkan perbuatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Regional
Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X