Jadi Fasilitator Desa Terbaik, 2 Warga NTT Bertemu 3 Menteri dan Belajar ke India

Kompas.com - 25/03/2019, 21:45 WIB
Charles Mau dan Odilia Besin, dua orang fasilitator (tenaga pendamping) desa terbaik tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), berpose bersama Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis (tengah) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo (kiri) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Senin (25/3/2019) Dokumen Fary FrancisCharles Mau dan Odilia Besin, dua orang fasilitator (tenaga pendamping) desa terbaik tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), berpose bersama Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis (tengah) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo (kiri) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Senin (25/3/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Charles Mau dan Odilia Besin, dua orang fasilitator (tenaga pendamping) desa terbaik tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT), akan berangkat ke India pada Mei 2019 mendatang.

Keduanya akan difasilitasi belajar ke India, karena dinilai berhasil selama menjadi fasilitator desa di Kabupaten Belu, NTT.

Keduanya dinilai berhasil oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Kedua fasilitator desa terbaik ini difasilitasi oleh Ketua Komisi V DPR RI Farry Djemi Francis untuk bertatap muka sekaligus berdialog langsung dengan Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Baca juga: Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Ketua Komisi V DPR RI, Farry Djemi Francis mengatakan, kedua fasilitator desa terbaik tingkat NTT ini sengaja dibawa ke Jakarta, untuk bertatap muka sekaligus berdialog dengan Mendes PDTT terkait keberhasilan yang sudah dilakukan selama menjadi fasilitator desa di desa dampingannya selama ini.

"Jadi, kedua orang fasilitator desa ini berhasil meraih penghargaan yang diberikan oleh Kemendes PDTT pada 16 Oktober 2018 lalu di Kupang. Penghargaan yang diberikan oleh Kemendes PDTT ini sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang sudah dilakukan keduanya di desa dampingannya selama ini," jelas Farry yang juga pernah menjadi fasilitator desa sebelum terjun ke dunia politik.

Baca juga: Wagub NTT: Sangat Ironis, Kita Termiskin Ketiga Tapi Terkorup Keempat

Menurut politisi Partai Gerindra ini, kedua orang fasilitator desa dari Kabupaten Belu itu akan segera dikirim ke India pada Mei mendatang untuk belajar secara khusus tentang perencanaan desa.

"Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya menjadi fasilitator desa yang baik selama ini maka keduanya saja ajak ke Jakarta untuk bertemu sekaligus berdialog langsung dengan Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo. Kebetulan sekali, mitra kerja Komisi V salah satunya yakni Kemendes PDTT," ujar wakil rakyat asal NTT ini.

Sementara itu Charles Mau dan Odilia Besin mengaku, apa yang mereka lakukan itu semata-mata hanya untuk kemajuan desa dampingannya.

"Selama mengabdikan diri sebagai fasilitator desa kami hanya fokus kerja saja dan kami berikan yang terbaik," ujar kedua fasilitator desa terbaik tingkat Provinsi NTT ini.

Baca juga: Gubernur NTT Bertekad Kembalikan Kabupaten Kupang Jadi Gudang Ternak Sapi

Untuk diketahui, Charles Mau berhasil meraih penghargaan untuk kategori fasilitator desa dengan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat desa dalam proses perencanaan.

Sedangkan, Odilia Besin berhasil meraih penghargaan untuk kategori inovasi desa terbaik.

Desa-desa dampingan Charles Mau diantaranya Desa Lutarato, Debululik, Sisi Fatuberal dan Desa Lo'onuna, Kecamatan Lamaknen Selatan.

Sedangkan desa dampingan Odilia Besin diantaranya Desa Manleten, Defala, Fatuba'a dan Desa Pialai, Kecamatan Tasifeto Timur.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X