TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

Kompas.com - 23/03/2019, 22:21 WIB
Gunung Bromo meletus 28 kali dan terjadi hujan abu pada Selasa (19/3/2019). Warga dan wisatawan disarankan pakai masker dan kacamata. KOMPAS.com/A. FAISOL Gunung Bromo meletus 28 kali dan terjadi hujan abu pada Selasa (19/3/2019). Warga dan wisatawan disarankan pakai masker dan kacamata.


MALANG, KOMPAS.com - Pengelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) meminta seluruh wisatawan, baik lokal ataupun mancanegara supaya mematuhi aturan yang telah ditetap.

Salah satunya adalah dengan tidak mendekat ke kawah Gunung Bromo dalam radius satu kilometer.

Sebab, gunung dengan ketinggian 2.329 meter dari permukaan laut itu masih mengalami erupsi.

Wisatawan tetap diperkenankan menikmati indahnya pemandangan Gunung Bromo tapi dilarang mendekat ke kawah.

"Saat ini status Gunung Bromo berdasarkan rekomendasi PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) masih waspada level II. Masih diperkenankan berkunjung untuk wisata hanya saja tidak diperkenankan memasuki radius satu kilometer dari kawah aktif Bromo dan harus ditaati oleh setiap pengunjung nusantara dan asing," kata Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Sarif Hidayat kepada Kompas.com, Sabtu (23/3/2019).

Baca juga: Wisatawan Asing Ngotot ke Kawah Bromo, TNBTS Perketat Pengawasan

Sarif mengaku sudah memperketat pengawasan di dalam radius satu kilometer dari kawah aktif Bromo.

Hal itu setelah terjadi adu dorong antara petugas dan wisatawan asing yang memaksa mendekat ke kawah.

Sejak Bromo erupsi sekitar dua bulan lalu, sudah dua kali terjadi wisatawan asing ingin memasuki radius satu kilometer dari kawah. Namun, yang pertama bisa dicegah dengan cara persuasif.

Sarif mengatakan, wisatawan bisa menikmati Gunung Bromo dari spot yang sudah tersedia. Sehingga, wisatawan tidak usah mendekat ke kawah selama erupsi terus terjadi.

"Pengunjung bisa menikmati keindahan wisata Bromo di Laut Pasir, Penanjakan, Bukit Kedaluh, Bukit Cinta, dan savana Teletubies," katanya.

Selain dilarang mendekat ke kawah, wisatawan juga diminta untuk memakai masker, kacamata, topi, serta jaket.

"Serta ikut aktif membantu petugas dengan menaati peraturan dan imbauan yang diberikan, salah satunya tidak membuang sampah sembarangan, selalu hati-hati dan waspada selama melakukan kegiatan di kawasan," katanya.

Kompas TV Erupsi Gunung Bromo tidak menyurutkan animo warga dan wisatawan untuk mengunjungi kawasan kaki Gunung Bromo. Lontaran material vulkanik pekat dengan ketinggian 1000 meter lebih keluar dari kawah Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Erupsi Gunung Bromo justru menjadi magnet bagi wisatawan terutama dari mancanegara. Warga sekitar bromo menilai Gunung Bromo masih aman dikunjungi meski erupsi. #ErupsiBromo #GunungBromo




Terkini Lainnya

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan
[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Internasional
Mengintip 'War Room' TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Mengintip "War Room" TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Nasional
Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Nasional

Close Ads X