Ma'ruf Amin: Insya Allah, Saya Akan Datang Lagi Sebagai Wakil Presiden

Kompas.com - 18/03/2019, 21:41 WIB
Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor urut 01, Maruf Amin, saat menghadiri acara di Pesantren Babussalam, Kalibening, Kabupaten Jombang, Senin (18/3/2019) petang. KOMPAS.com/MOH. SYAFIICalon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor urut 01, Maruf Amin, saat menghadiri acara di Pesantren Babussalam, Kalibening, Kabupaten Jombang, Senin (18/3/2019) petang.

JOMBANG, KOMPAS.com- Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengatakan kepada santri dan warga Nahdliyin yang hadir pada acara silaturahmi di Pesantren Babussalam, Kalibening, Kabupaten Jombang, Senin (18/3/2019) petang, bahawa ia akan kembali ke Jombang sebagai wakil presiden Republik Indonesia.

"Hari ini saya minta doa, kalau hari ini saya datang sebagai calon wakil presiden, insya Allah saya akan datang lagi ke sini sebagai wakil presiden," kata Ma'ruf Amin.

Hal itu disampaikan Ma'ruf Amin saat menutup tausiyah tentang kebangsaan, pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, serta pentingnya menghindari ungkapan caci maki antar sesama.

Baca juga: Ma’ruf Amin Berharap ke Depan Ada Wakil NU yang Jadi Presiden

Sebelumnya, di awal pidato, Ma'ruf Amin meminta agar seluruh rakyat Indonesia selalu bersikap optimistis dan mendoakan agar keutuhan NKRI tetap terjaga.

"Hari ini kita berdoa bersama untuk NKRI. Doa kita semua, mudah-mudahan NKRI diselamatkan oleh Allah SWT. Karena ada orang yang mengatakan, Indonesia tahun 2030, bubar. Indonesia tidak boleh bubar, betul?" kata Ma'ruf Amin, di hadapan ribuan warga NU dan kalangan santri.

Menurut ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif ini, keberlangsungan bangsa Indonesia harus disongsong dengan perasaan optimistis. Caranya dengan menjaga keutuhan NKRI.

"Indonesia tidak boleh bubar dan tidak boleh punah. Karena itu, NKRI harus kita jaga karena bagi kita NKRI adalah harga mati," lanjut Ma'ruf Amin.

Pada Senin petang, Ma'ruf Amin menghadiri acara silaturahmi yang digelar di Pesantren Babussalam Kalibening Jombang, serta peresmian rusunawa di pesantren setempat.

Selain dihadiri ribuan warga Nahdliyin dan kalangan santri, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar juga turut hadir dalam acara tersebut.

Baca juga: Meski Capek usai Debat Cawapres, Ma’ruf Amin Tetap Hadiri Harlah NU di Gresik

Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa acara tersebut bukan kampanye, melainkan acara silaturahmi. Apalagi, Ma'ruf Amin masih memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga besar Pesantren Babussalam.

"Ini bukan kampanye, tetapi ini acara silaturahmi dalam rangka mendoakan Kiai Ma'ruf Amin yang sekarang menjadi cawapres," ujarnya saat sambutan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Regional
Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Regional
Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Regional
Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Regional
Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Regional
Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Regional
Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Ini Kata Ahli Forensik soal Dokter Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19

Ini Kata Ahli Forensik soal Dokter Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19

Regional
Video Viral Wanita Berambut Pirang Marahi Anggota TNI Saat Razia Masker

Video Viral Wanita Berambut Pirang Marahi Anggota TNI Saat Razia Masker

Regional
Dikira Berkenalan dengan Artis Korea, 8 Perempuan Kena Peras Pria Ini

Dikira Berkenalan dengan Artis Korea, 8 Perempuan Kena Peras Pria Ini

Regional
Fakta Unila Batal Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN, Didesak Warganet hingga Konsultasi ke Kemdikbud

Fakta Unila Batal Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN, Didesak Warganet hingga Konsultasi ke Kemdikbud

Regional
Cerita di Balik Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Paman Mengaku Iseng agar Ponakannya Tak Menangis

Cerita di Balik Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Paman Mengaku Iseng agar Ponakannya Tak Menangis

Regional
Bertengkar dengan Pelaku di Depan Ibunya, Terbongkar Siswi Ini Diperkosa Saat Cari Sinyal

Bertengkar dengan Pelaku di Depan Ibunya, Terbongkar Siswi Ini Diperkosa Saat Cari Sinyal

Regional
Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Diancam Diceraikan jika Tak Menurut

Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Diancam Diceraikan jika Tak Menurut

Regional
Susiato Tewas Dibacok Teman Satu Kos, Polisi: Pelaku Tersinggung Disebut Ganteng

Susiato Tewas Dibacok Teman Satu Kos, Polisi: Pelaku Tersinggung Disebut Ganteng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X